Breaking News:

Virus Corona

Aplikasi PeduliLindungi Berhasil Deteksi 1.625 Orang Tak Sehat Hendak Masuk Mal

Kehadiran aplikasi PeduliLindungi sangat penting dalam memastikan masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan normal.

TRIBUN LAMPUNG/TRIBUN LAMPUNG/DENI SAPUTRA
BANDAR LAMPUNG- Warga mengunjungi pusat perbelanjaan di Mall Bumi Kedaton, Rabu (25/8/2021). Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 di bandar Lampung di perpanjang hingga 6 September 2021, namun pemerintah kota Bandar Lampung memberikan kelonggaran aktifitas pada sektor ekonomi termasuk pusat perbelanjaan atau mal untuk dibuka dengan pembatasan jumlah pengunjung sebanyak 50 persen dan jam beroperasi mulai pukul 10.00 WIB - 20.00 WIB. (Tribunlampung.co.id/Deni) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut aplikasi PeduliLindungi mendeteksi 1.625 orang tak sehat yang hendak masuk mal.

Ia memaparkan seribuan orang tersebut masuk dalam kategori hitam.

Artinya mereka positif Covid-19 atau kontak eratnya positif.

"Sebanyak 1.625 kasus ini adalah mereka yang tidak diketahui sebelumnya menderita Covid-19 atau kontak erat tapi mereka masih berkeliaran di jalan. Mereka terdeteksi di sektor perdagangan terutama saat masuk mal," ujar Dante saat memberikan keterangan secara virtual terkait PPKM, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Daftar 9 Daerah yang Disorot Jokowi karena Rendahnya Capaian Vaksinasi Covid-19

Dante menuturkan melalui metode digital Protokol Kesehatan atau PeduliLindungi ini masyarakat dipantau kemudian dimitigasi serta dievaluasi status mobilisasinya dengan empat kriteria yakni Hijau, Kuning, Merah dan Hitam.

Kehadiran aplikasi PeduliLindungi sangat penting dalam memastikan masyarakat dapat tetap beraktivitas dengan normal dan kesehatan juga tetap dapat terjaga.

Aplikasi PeduliLindungi memiliki tiga fungsi penting yaitu pertama skrining untuk mengidentifikasi seseorang yang sudah di vaksinasi dan hasil test Covid-19 guna melakukan berbagai aktivitas dan mobilitas.

Kedua, melakukan pelacakan, dengan aplikasi PeduliLindungi.

Yang ketiga aplikasi peduli lindungi ini berfungsi untuk penerapan protokol kesehatan di tempat umum dengan melakukan scan barcode di tempat umum.

"Kita sedang menggunakannya di 6 sektor utama dan segera juga akan digunakan di beberapa sektor yang lainnya," imbuh Dante.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved