Breaking News:

Virus Corona

Daftar 9 Daerah yang Disorot Jokowi karena Rendahnya Capaian Vaksinasi Covid-19

Simak daftar 9 daerah yang disorot Presiden Joko Widodo (Jokowi) karena rendahnya capaian vaksinasi Covid-19 dari rata-rata nasioanl.

Penulis: Shella Latifa A
Editor: Miftah
Youtube Sekretariat Presiden
Jokowi Sebut Porang Bisa Jadi Makanan Pokok Masa Depan, (Tangkap Layar Youtube Sekretariat Presiden, 28/8/2021) 

TRIBUNNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyoroti beberapa daerah di luar Jawa-Bali, yang dinilai masih rendah dalam mencapai cakupan vaksinasi Covid-19 dari rata-rata nasional.

Di antaranya, ada Sumatera Barat, Lampung, hingga daerah lain sampai pulau Papua.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers PPKM, yang disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden.

"Bapak Presiden memberi perhatian pada Aceh, Sumatera Barat, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat."

"Sulawesi Tengah, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara dan tentunya Papua yang angkanya masih lebih rendah daripada angka rata-rata vaksinasi nasional," ucap Airlangga, Senin (6/9/2021).

Baca juga: Daftar Wilayah PPKM Level 4, 3, 2 di Jawa-Bali Terbaru, Berlaku hingga 13 September 2021

Airlangga melanjutkan, Presiden meminta laju vaksinasi Covid-19 untuk dipercepat.

Khususnya, pada 5 wilayah Kabupaten/Kota yang akan diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Sehingga, bantuan dari aparat TNI dan Polri perlu diturunkan.

"Bapak presiden meminta akselerasi vaksinasi menjadi fokus utama dan juga diberikan prioritas kepada lima kabupaten/kota tempat diselenggarakannya PON."

"Oleh karena itu, dinas kesehatan, TNI dan Polri perlu dikerahkan," ucap Airlangga.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Istimewa)

Baca juga: PPKM Diperpanjang Hingga 13 September, Makan di Tempat atau Dine In di Mal Menjadi 1 Jam

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved