Breaking News:

Kasus Perusakan Tempat Ibadah, Kapolda Kalbar Pastikan Negara Tak Boleh Kalah Dengan Anarkisme

Kapolda Kalimatan Barat Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memastikan negara tidak boleh kalah dengan aksi anarkisme.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
Ist
Diperkirakan ada 200 orang terlibat dalam perusakan tempat ibadah Ahmadiyah di Sintang, Kalimantan Barat. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolda Kalimatan Barat Irjen Pol Remigius Sigid Tri Hardjanto memastikan negara tidak boleh kalah dengan aksi anarkisme.

Hal tersebut dikatakannya menanggapi kasus perusakan tempat ibadah Ahmadiyah di Sintang.

"Tidak boleh kalah atau membiarkan anarkisme, telah dilaksanakan oleh Polda Kalbar yang cepat melaksanakan penegakkan hukum dengan menangkap para pelaku perusakan dan tetap menjaga keamanan semua warga,” kata Sigid dalam keterangannya, Selasa (7/9/2021).

Ia menuturkan pihaknya juga telah melakukan upaya penangkapan dan penegakan hukum terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab atas perusakan tempat ibadah tersebut

Sebaliknya, pihaknya juga sudah menangkap 16 terduga pelaku perusakan bangunan sekitar masjid jemaat Ahmadiyah di di Desa Balai Harapan, Kecamatan Tempunak, Kabupaten Sintang.

“Kami sampaikan bahwa penegakan hukum dilaksanakan dengan tetap mengelola aspek keamanan, tidak agresif tapi terukur. Kami laporkan update hari ini bahwa untuk tersangka pelaku lapangan dijerat Pasal 170 KUHP saat ini sudah 16 tersangka," jelasnya.

Baca juga: Kembali Bertambah, Kini Tersangka Perusakan Tempat Ibadah Ahmadiyah di Sintang Jadi 16 Orang

Nantinya, kata Sigid, aktor intelektual perusak rumah ibadah itu akan dijerat dengan pasal berbeda.

Seluruh tersangka pun telah dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian.

"Aktor intelektual akan dipersangkakan Pasal 160 KUHP dan saat ini masih ada 2 orang diperiksa sebagai saksi. Gelar perkara sudah dilaksanakan untuk menaikkan status tersangka, dan akan dilakukan BAP tersangka, dan dilakukan penahanan,” ujarnya.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved