Minggu, 10 Mei 2026

Kebakaran di Lapas Tangerang

Legislator Golkar Sebut Kebakaran Lapas Tangerang Insiden Tragis 

Insiden kebakaran Lapas Tangerang adalah yang terburuk, yang pernah terjadi di lapas, harus dilakukan investigasi agar terbuka fakta sebenarnya

Tayang:
Penulis: Chaerul Umam
Istimewa
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Banten terbakar pada Rabu (8/9/2021) dini hari. Akibat kebakaran yang terjadi selama dua jam lebih itu, sedikitnya 41 orang tewas. Begini kondisi lapas setelah alami kebakaran hebat selama 2 jam lebih. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kebakaran dahsyat yang terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Rabu (8/9) dini hari membawa duka sangat mendalam. 

Sebanyak 41 narapidana dinyatakan tewas serta 80-an napi mengalami luka berat dan ringan. 

Anggota Komisi III Fraksi Partai Golkar Rudy Masud mengaku sangat prihatin dan menyampaikan berduka mendalam atas insiden terburuk di Indonesia yang pernah terjadi di dalam lapas tersebut. 

Baca juga: Rencana Hengky Menikah Setelah 7 Tahun Jalani Masa Tahanan Terkubur Bersama Jasadnya

Dia meminta segera dilakukan investigasi secara menyeluruh. 

“Sangat memprihatinkan, kebakaran di Lapas Tangerang dini hari tadi. Secara pribadi saya sampaikan duka cita bagi keluarga napi yang meninggal. Insiden ini adalah yang terburuk yang pernah terjadi di lapas. Harus dilakukan investigasi agar terbuka fakta yang sebenarnya,” kata Rudy Masud kepada media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2021). 

Politisi muda dari Kalimantan Timur ini juga merespon baik atas inisiatif Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly yang sigap membentuk tim investigasi atas insiden kebakaran Lapas Kelas I Tangerang tersebut yang dimpin langsung oleh Dirjen PAS. 

“Kita apresiasi kesigapan Pak Menkumham yang langsung membentuk tim investigasi. Ini penting, agar bisa dibeberkan fakta yang nantinya bisa disampaikan kepada publik secara terbuka,” ujar Rudy Masud. 

Baca juga: Begini Kondisi Lapas Tangerang Usai Terbakar Selama 2 Jam Lebih

Harum, demikian Rudy Masud akrab disapa, menambahkan bahwa kejadian tragis di Lapas Tangerang tersebut harus dijadikan catatan khusus bagi seluruh lapas di Indonesia dalam pengamanan dan keamanan internal. 

Jangan sampai, hal itu terulang kembali dan memakan korban para napi di dalam tahanan. 

“Harapan saya, semoga kasus tragis ini bisa cepat diselesaikan dan harus menjadi pelajaran kita, khususnya seluruh Lapas di Indonesia. Dirjen PAS Kemenkumham harus melakukan audit internal Lapas, untuk mengidentifikasi dan mengantisipasi agar tidak terulang kembali insiden tersebut,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved