Breaking News:

Virus Corona

Vaksinasi Covid-19 Sasar 350 Warga di Kemah Tabor NTT

Minimnya fasilitas dan tenaga kesehatan juga menjadi kendala dari program vaksinasi yang berada di NTT.

Istimewa
Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILL Covid-19) menggelar pilot project program vaksinasi kepada warga di Rumah Retret Kemah Tabor, Desa Mataloko, Bajawa, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT). Program tersebut dalam rangka membendung pesebaran Covid-19 di NTT, khususnya di Flores. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komunitas Indonesia Lawan Libas Covid-19 (KILL Covid-19) menggelar pilot project program vaksinasi kepada warga di Rumah Retret Kemah Tabor, Desa Mataloko, Bajawa, Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Program tersebut dalam rangka membendung pesebaran Covid-19 di NTT, khususnya di Flores.

"Sebenarnya vaksinasi di Bajawa ini menjadi pilot project untuk kabupaten-kabupaten lain yang ada di Flores. Mudah-mudahan pemerintah dapat membantu Provinsi NTT yang mungkin kelihatan sangat tertinggal," kata Ketua Umum KILL Covid-19, Adharta Ongkosaputra dalam keterangannya, Sabtu (11/9/2021).

Pihaknya bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat serta para dokter dan tenaga kesehatan dari Yellow Clinic Bajawa, serta Puskesmas yang ada di Bajawa.

"Hadir Kepala Dinas Kesehatan dr Gusti, Kepala P2P Bajawa Ibu Nina, Kapolsek, tadi rencana Pak Bupati hadir tapi tidak jadi. Senang sekali kita disambut sangat ramah, di sini," ucapnya.

"Kami memberikan vaksin kepada warga sebanyak 350 orang. Jadi kami dari KILL Covid 10 ini ada 10 orang, rombongan dari Jakarta. Kami membantu Puskesmas dan Dinas Kesehatan di Bajawa dalam memberikan vaksinasi," imbuhnya.

Adharta menyatakan bahwa warga di Desa Mataloko sangat antusias terhadap program ini.

Banyak warga yang belum berkesempatan mendapat vaksin. Adharta mengatakan masyarakat di sana sangat mengharapkan bantuan pemerintah untuk mendistribusikan vaksin lebih banyak lagi.

Kendati demikian, Adharta melihat koordinasi di Bajawa dalam program vaksinasi ini sudah cukup baik, namun masih terkendala dengan jumlah stok yang terbatas.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved