Breaking News:

Buwas Angkat Bicara Soal Pelaporan Adhyaksa Dault, Diduga Pengelolaan Aset Kwarnas Tak Transparan

Buwas jelaskan awal mula dugaan penipuan penggelapan dan pemalsuan aset Kwarnas hingga berujung pada pelaporan Adhyaksa Dault ke Bareskrim Polri.

Sekretariat Presiden
Ketua Kwartir Nasional Budi Waseso 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Komjen (Purn) Budi Waseso angkat bicara soal laporan dugaan penipuan, penggelapan dan pemalsuan surat aset yang dilakukan oleh Adhyaksa Dault ketika masih menjabat Ketua Kwarnas.

Menurut Budi, kasus ini memang telah menjadi pembahasan oleh pihak internal Kwarnas.

Sebab, ada laporan adanya aset Kwarnas yang dikelola tidak transparan dan menyimpang hukum.

Baca juga: Adhyaksa Dault Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Kasus Dugaan Penggelapan Aset Kwarnas

Diketahui, Adhyaksa Dault memang pernah menjabat Ketua Kwarnas Pramuka selama 5 tahun.

Yakni dimulai dari 5 Desember 2013 hingga 23 September 2018.

"Kalau saya kan tidak pernah langsung menangani itu. Bagian aset itu melaporkan bahwa ada beberapa aset kwarnas yang dikelola tidak transparan dan menurut dari kaca mata bagian hukum kwarnas ada bagian yang menyimpang dari aturan hukum," kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa (14/8/2021).

Budi Waseso juga sempat meminta agar pihak internal Kwarnas mendalami lagi dugaan adanya penyimpangan aset yang dilakukan Adhyaksa Dault.

Mereka juga mencoba meminta keterangan dari pihak Adhyaksa.

Adapun penelusuran itu dilakukan oleh Wakil Ketua Aset Kwarnas Yulius dan Bidang Hukum Kwarnas Khairul Huda.

Hal ini agar memastikan dugaan adanya penyalahgunaan aset tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved