Minggu, 31 Agustus 2025

Kebakaran di Lapas Tangerang

Beragama Islam, Jenazah Ricardo Korban Kebakaran Lapas Tangerang Asal Portugal Tak Jadi Dikremasi

Warga negara asing (WNA) asal Portugal yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang tidak jadi dikremasi.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Rizki Sandi Saputra
Direktur Pembinaan Napi Pelatihan Kerja dan Produksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Binapi Latkepro Ditjenpas Kemenkumham) Thurman Hutapea, saat jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/9/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jenazah Ricardo Ussumane Embalo bin Antonio Embalo (51) warga negara asing (WNA) asal Portugal yang menjadi korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang tidak jadi dikremasi.

Hal itu dikarenakan, berdasar informasi yang berkembang, Ricardo ternyata menganut agama Islam.

Hal itu diungkapkan Direktur Binapi Latkepro Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM Thurman Hutapea.

"Awal informasinya yang bersangkutan (Ricardo) beragama Kristen dan akan kremasi, ternyata setelah ada informasi berkembang, dia muslim," kata Thurman saat jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (15/9/2021).

Karena informasi awal Ricardo disebut beragama Kristen, maka jenazahnya direncanakan untuk dikremasi.

Prosesi kremasi itu rencananya akan dilakukan di Jakarta dan selanjutnya abu dari jasad Ricardo akan dikirim ke keluarganya di Portugal.

Baca juga: Polri Pastikan Proses Identifikasi Jenazah Korban Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang Berakhir

Kendati begitu, dengan adanya informasi terbaru yang menyatakan Ricardo beragama Islam maka prosesi kremasi urung dilaksanakan.

"Jadi (jenazahnya) harus tetap kami kirim, kami tetap tanggung jawab," kata dia.

Dirinya juga menjamin Kementerian Hukum dan HAM akan menanggung sepenuhnya pengiriman jenazah Ricardo hingga ke Portugal.

Baca juga: Belum Tetapkan Tersangka Peristiwa Kebakaran Lapas Tangerang, Ini Kata Dirreskrimum Polda Metro

Hanya saja dia tidak membeberkan kapan jenazah Ricardo tersebut akan diterbangkan.

"Jadi kami terpaksa harus tetap kirim jenazah (Ricardo) ke Portugal, karena tanggung jawab kami," ujarnya.

Proses Identifikasi Berakhir

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah berhasil mengidentifikasi 39 jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang.

Saat ini hanya tersisa 2 jenazah yang belum berhasil teridentifikasi.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan