Senin, 1 September 2025

DAFTAR Menteri Jokowi yang Hartanya Bertambah selama Pandemi: Luhut Rp 60 M, Prabowo Rp 23 M

Berikut ini daftar menteri Jokowi yang hartanya bertambah selama pandemi, ada Luhut hingga Prabowo.

Penulis: Sri Juliati
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengenalkan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). 

Menteri Luar Negeri, Retno LP Marsudi, juga menjadi pembantu Presiden yang hartanya bertambah selama setahun terakhir.

Retno melaporkan harta kekayaannya Rp 18.072.415.346 per 31 Desember 2019.

Setahun kemudian, pada LHKPN per 31 Desember 2020, harta kekayaan Retno bertambah Rp 7.477.566.766.

Kini, ia memiliki harta kekayaan sebesar Rp Rp 25.549.982.112.

6. Prabowo Subianto

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam Webinar Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pertahanan RI bertajuk
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dalam Webinar Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pertahanan RI bertajuk "Bela Negara Di Masa Pandemi" yang disiarkan di kanal Youtube DWP KEMHAN pada Senin (16/8/2021). (KEMHAN/KEMHAN)

Prabowo Subianto termasuk dalam daftar menteri yang harta kekayaannya bertambah selama pandemi.

Menteri Pertahanan itu mencatatkan hartanya dari semula Rp 2.005.956.560.835 per 31 Desember 2019 menjadi Rp 2.029.339.519.335 per 31 Desember 2020.

Artinya, ada kenaikan harta kekayaan sebesar Rp 23.382.958.500.

7. Yasonna H Laoly

Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly. (IST)

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, ikut masuk dalam daftar pejabat yang hartanya bertambah selama pandemi.

Politikus PDIP itu semula memiliki harta kekayaan senilai Rp Rp 24.083.108.768 per 31 Desember 2019.

Setahun kemudian, harta Yasonna Laoly bertambah menjadi Rp 28.176.772.883 per 31 Desember 2020.

Total, ada kenaikan Rp 4.093.664.115 dalam setahun.

8. Sri Mulyani

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan menambah anggaran Rp 10 triliun untuk program prakerja dan bantuan subsidi upah untuk mendukung tenaga kerja.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah akan menambah anggaran Rp 10 triliun untuk program prakerja dan bantuan subsidi upah untuk mendukung tenaga kerja. (ist)

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, juga mengalami pertambahan harta selama setahun masa pandemi.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan