Breaking News:

Divonis 4 Tahun Penjara, Kenapa Irjen Napoleon Masih Ditahan di Rutan Bareskrim?

Kata Argo, Irjen Napoleon masih ditahan di Rutan Bareskrim lantaran kasus hukumnya masih belum berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Irjen Pol Napoleon Bonaparte menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (15/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bareskrim Polri mengungkapkan alasan Irjen Pol Napoleon Bonaparte masih ditahan di Rumah Tahanan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, meskipun telah divonis 4 tahun penjara atas kasus suap Djoko Tjandra.

Diketahui, nama Irjen Napoleon Bonaparte menjadi perbincangan usai terlibat dalam dugaan penganiayaan terhadap tersangka kasus penistaan agama Muhammad Kece di dalam Rutan Bareskrim Polri.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan Irjen Napoleon masih ditahan di Rutan Bareskrim lantaran kasus hukumnya masih belum berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde).

"Kan masih belum inkrah," kata Argo kepada wartawan, Selasa (21/9/2021).

Argo menuturkan Irjen Napoleon diketahui mengajukan Kasasi setelah Pengadilan Tinggi Jakarta menghukum vonis 4 tahun penjara dalam kasus penghapusan Red Notice Djoko Tjandra.

Baca juga: Surat Terbuka Irjen Napoleon, Akui Aniaya M Kece: Siapa pun Bisa Hina Saya, tapi Tidak Allahku

Karena itu, pihaknya masih menunggu proses hukum yang dijalani oleh Irjen Napoleon hingga rampung terlebih dahulu.

"Masih ada kasasi," tukasnya.

Diketahui, Irjen Napoleon Bonaparte merupakan terpidana kasus dugaan suap dari Djoko Tjandra yang kini mendekam di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Lokasi yang sama dengan tempat penahanan Muhammad Kece.

Irjen Napoleon diduga menjadi pelaku yang dilaporkan Muhammad Kece ke Bareskrim Polri atas dugaan penganiayaan di dalam Rutan Bareskrim Polri.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved