Breaking News:

PGRI Terima 19.752 Aduan dari Guru Honorer Soal Seleksi PPPK

PB PGRI menerima banyak aduan terkait pelaksanaan tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja 2021.

tribunsumsel.com/khoiril
Ilustrasi : Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menerima banyak aduan terkait pelaksanaan tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) menerima banyak aduan terkait pelaksanaan tes seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

Ketua Umum PB PGRI Unifah Rosyidi mengungkapkan aduan tersebut berupa keluhan hingga kekecewaan dari para guru honorer yang menjadi peserta.

Baca juga: Airlangga Hartarto Terima Penghargaan dari Priyadarshni Academy, IPO: Layak Dibanggakan

"Pelaksanaan tes seleksi PPPK 2021 tahap pertama menuai banyak reaksi dari kalangan guru honorer yang mengikuti seleksi pada tahap tersebut," kata Unifah melalui keterangan tertulis, Jumat (24/9/2021).

"PGRI menerima sekitar 19.752 aduan berisikan keluhan, tanggapan, kekecewaan, dan masukan dari para guru honorer dari berbagai daerah di seluruh Indonesia," tambah Unifah.

Baca juga: 100.000 Guru Honorer Dipastikan Lolos Jadi PPPK, Mendikbudristek Ucapkan Selamat

Langkah penyelesaian terkait guru honorer menjadi ASN melalui jalur PPPK, kata Unifah,
menuai berbagai kendala sejak proses pendaftaran, dan seleksi tahap 1 yang berlangsung 13-17 September 2021.

Padahal, menurut Unifah, dunia pendidikan Indonesia dalam keadaan gawat darurat kekurangan guru.

"Kebijakan moratorium guru PNS telah berlangsung puluhan tahun, membuat sekolah diisi dengan pengabdian para guru honorer," kata Unifah.

Unifah mengungkapkan penerimaan ASN melalui jalur PPPK khusus guru adalah untuk mengakomodir penyelesaian masalah guru honorer kategori dua di atas usia 35 tahun dengan pengabdian yang cukup lama dan hingga kini belum terselesaikan prosesnya.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved