Breaking News:

PKS Solo Minta Gibran Tak Diganggu dengan Isu Pilgub DKI Jakarta

PKS Solo menyayangkan adanya sejumlah pihak yang menyebut Gibran sudah layak untuk berlaga di Pilgub DKI Jakarta, yang rencananya digelar 2024.

TribunSolo.com/Adi Surya
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka pertama kali berkantor di Balai Kota Solo, Senin (1/3/2021). 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua DPRD Solo dari fraksi PKS, Sugeng Riyanto, meminta agar pihak luar tidak mengganggu Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dengan isu Pilgub DKI Jakarta mendatang.

Ia menyayangkan adanya sejumlah pihak yang menyebut Gibran sudah layak untuk berlaga di Pilgub DKI Jakarta, yang rencananya digelar 2024.

"Jangan ganggu Mas Gibran, jangan ganggu kami Pemerintah Kota Surakarta dengan wacana-wacana yang nggege mongso (belum saatnya)," ungkap Sugeng dalam program Overview Tribunnews.com, Kamis (23/9/2021).

Politisi PKS, Sugeng Riyanto
Politisi PKS, Sugeng Riyanto (TribunSolo.com/Adi Surya)

Sugeng menyebut, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Solo baru akan dilaksanakan pada 2022.

Baca juga: Relawan Ingin Gibran Pimpin Solo 2 Periode, Tak Buru-buru Tergoda Tawaran Pilgub DKI

"Ini baru mau tahun pertama mengaplikasikan RPJMD, sudah dihadapkan dengan Pilkada DKI 2024 atau kapan itu, biarkan Gibran bekerja," tegasnya.

Menurut Sugeng, dengan Gibran menjalankan tugasnya saat ini, publik akan menilai layak tidaknya putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut untuk maju ke tingkat yang lebih tinggi.

"Gibran sebelum jadi wali kota belum pernah berkiprah di pemerintahan, ini debut pertama sebagai top leader pemerintahan, kita kasih kesempatan, kita support untuk membuktikan dia mampu, lebih baik bahkan dari bapaknya (Jokowi) ketika dulu menjadi wali kota," ungkapnya.

Lebih lanjut, Sugeng menyebut banyak PR yang menanti untuk dikerjakan Gibran bersama wakilnya, Teguh Prakosa.

"Pemulihan ekonomi pasca pandemi jadi PR serius, belum lagi kemiskinan kota yang bertambah menjadi 9 persen dalam pandemi ini."

"Ada sekitar 55.000 masyarakat Solo dalam kondisi miskin, ini bukan masalah sederhana," ungkap Sugeng.

Baca juga: Gibran dan Anies Baswedan Saling Beri Pujian Terkait Penanganan Covid-19

Halaman
12
Penulis: Wahyu Gilang Putranto
Editor: Arif Tio Buqi Abdulah
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved