Breaking News:

Formappi Minta Rencana Kunker Baleg DPR RI ke Brasil-Ekuador Dibatalkan

Di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini melakukan kunjungan ke luar negeri dinilai sama sekali tak penting dan juga tak ada manfaatnya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Dewi Agustina
Tribunnews.com/ Chaerul Umam
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) menyoroti soal rencana kunjungan kerja Baleg DPR RI ke Brasil dan Ekuador terkait RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS).

Menurut Formappi, rencana tersebut harus dibatalkan karena pandemi Covid-19 masih melanda.

"Enggak ada kalimat yang pas untuk mengekspresikan keanehan rencana kunker Baleg ini. Pokoknya kacau saja," kata peneliti Formappi Lucius Karus dalam keterangan yang diterima, Sabtu (2/10/2021).

Lucius mengatakan di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini melakukan kunjungan ke luar negeri dinilai sama sekali tak penting dan juga tak ada manfaatnya.

Dia juga menilai tujuan kunker ke dua negara tersebut tampak berbelit-belit.

"Lihat saja kalimatnya: Badan Legislasi akan mengadakan kunjungan ke luar negeri dalam rangka pelaksanaan fungsi diplomasi parlemen untuk penguatan kelembagaan Badan Legislasi dalam rangka penyusunan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual," ucap Lucius.

Bahkan, dia menilai diplomasi Baleg DPR RI sejak awal memang dipaksakan dalam Tatib DPR hanya untuk sisipan.

"Bertambah lucu dan aneh karena disebutkan dalam surat itu, 'pelaksanaan fungsi diplomasi parlemen untuk penguatan kelembagaan Badan Legislasi dalam rangka penyusunan RUU tentang PKS," kata dia.

Karena itulah, dirinya menduga rencana kunker Baleg DPR RJ hanya ingin jalan-jalan, sebab RUU PKS bisa disusun tanpa kunker karena sudah banyak masukan.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved