Breaking News:

Gaya Risma Babat Birokrasi, Politikus PKB: Cara Sadis Tapi Manis

Anggota DPR RI Komisi VIII, Maman Immanulhaq, mengatakan Risma perlu memperbaiki pola komunikasi setelah hijrah ke Jakarta.

Editor: Adi Suhendi
Rizki Sandi Saputra/Tribunnews.com
Menteri Sosial RI (Mensos) Tri Rismaharini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aksi Menteri Sosial Tri Rismaharini kembali jadi sorotan publik.

Kemarahan Risma kepada seorang pendamping bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Gorontalo, menuai pro dan kontra dari publik.

Kebanyakan orang tak heran lagi melihat Risma yang kerap 'menyemprot' bawahannya meski sedang disorot kamera.

Banyak yang memaklumi kemarahan Risma di tengah leletnya kerja birokrasi di Tanah Air.

Namun, banyak juga yang memberikan kritik tajam atas aksi Risma yang menunjukkan kemarahannya di depan publik.

Menurut Anggota DPR RI Komisi VIII, Maman Immanulhaq, Risma perlu memperbaiki pola komunikasi setelah hijrah ke Jakarta.

Baca juga: Tanggapi Aksi Marah-marah Mensos Risma, Wakil Ketua MPR Beri Saran untuk Ikuti Terapi Kesabaran

Politikus PKB ini menilai tidak bisa Risma menduplikasi kerjanya ketika menjadi Walikota Surabaya disamakan saat menjabat sebagai seorang menteri.

Hujanan kritik ke arah Risma membuat Kiai Maman mengaku gemes.

Ia tidak ingin, Risma yang merupakan rekan kerja Komisi VIII DPR terus saja berlaku menunjukkan komunikasi publik yang salah.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved