Breaking News:

Calon Panglima TNI

Belum Terima Surpres, Komisi I DPR Pastikan Waktu 21 Hari Cukup untuk Proses Pergantian Panglima TNI

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuudin mengatakan Surat Presiden (Surpres) terkait nama calon Panglima TNI belum diterima pihaknya.

Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Anggota Komisi I DPR RI Tubagus Hasanuddin mengatakan Surat Presiden (Surpres) terkait nama calon Panglima TNI belum diterima pihaknya. 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuudin mengatakan Surat Presiden (Surpres) terkait nama calon Panglima TNI belum diterima pihaknya.

Padahal, DPR akan melaksanakan masa reses mulai Jumat (8/10/2021) besok hingga 7 November 2021.

Sementara, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan pensiun per 1 Desember 2021.

"Artinya masih ada waktu mulai tanggal 9 November sampai dengan 30 November," kata TB Hasanuddin usai menghadiri Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang di Kompleks Parlemen Senayan, Kamis (7/10/2021).

Politikus PDI Perjuangan itu mengatakan pemerintah dan DPR punya waktu selama 21 hari.

"Pertama, Presiden mengirim surpres. Kedua, melaksanakan fit and proper test di Komisi I. Kemudian pelantikan panglima TNI yang baru sebelum tanggal 30 November. Jadi 21 hari prosesnya cukup," kata TB Hasanuddin.

Baca juga: Soal Calon Panglima TNI, Penasihat KSP Sebut Jokowi Tak Punya Pakem Rotasi Antar Matra TNI

Lebih lanjut, TB Hasanuddin menegaskan semua kepala staf di tiga matra TNI berpeluang sebagai Panglima TNI.

"Semua panglima yang akan datang nanti akan mampu melaksanakan tugas. Insyaallah dari matra mana pun, karena matra mana pun nanti akan dibantu dari jenderal-jenderal semua matra," katanya.

Sudah kantongi nama

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved