Breaking News:

Nadiem Makarim: Pemerintah Serius Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan pemerintah selama ini sangat serius memikirkan kesejahteraan para guru honorer.

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim (tengah) menunduk saat menceritakan pengalamannya bertemu para guru honorer di Lombok Tengah, Kamis (7/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan pemerintah selama ini sangat serius memikirkan kesejahteraan para guru honorer.

Nadiem mengatakan keseriusan pemerintah diwujudkan melalui seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk para guru honorer

"Tahun ini pertama kalinya Pemerintah membuka kesempatan bagi guru honorer untuk mengikuti seleksi Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam jumlah yang besar yaitu sampai 500 ribu formasi," ujar Nadiem melalui keterangan tertulis, Jumat (8/10/2021).

Dirinya menceritakan pengalaman singgah dan bermalam di rumah salah guru honorer, Sukardi Malik di Kabupaten Lombok Tengah.

Sukardi, adalah seorang guru honorer yang mengabdi selama 25 tahun sebagai pendidik. 

Meskipun singkat, perjumpaan Nadiem dengan Sukardi Malik sangat berkesan.

Baca juga: Nadiem Minta Guru Honorer yang Tak Lolos Seleksi Tahap Pertama Belajar lagi

Ia membahas banyak hal dengan sosok guru berdedikasi tersebut. 

"Setiap kali saya bertemu dan mendalami kehidupan guru honorer, saya semakin menyadari betapa pentingnya tes seleksi ini (ASN PPPK)," ungkap Nadiem. 

Sosok guru-guru honorer seperti Sukardi Malik yang dinilainya inspiratif, layak diberikan kesejahteraan selayaknya pendidik Pegawai Negeri Sipil (PNS). 

"Inilah kenapa kita perjuangkan 500 ribu formasi (ASN Guru PPPK) tahun ini. Sebuah rekor baru untuk Indonesia," kata Nadiem. 

Nadiem menambahkan bahwa tahun depan Pemerintah juga akan kembali membuka kesempatan bagi guru honorer untuk mendaftar sebagai ASN PPPK

"Akan ada banyak ronde-ronde berikutnya," pungkas Nadiem. 

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved