Breaking News:

Kemnaker: 54 Persen Angkatan Kerja Indonesia Masih Berpendidikan SMP

Persentase angkatan menurut tingkat pendidikan tahun 2021, ada sekitar 54,66 persen angkatan kerja di Indonesia masih berpendidikan SMP ke bawah.

dok. Kemnaker
Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi, saat memberikan arahan pada kegiatan Rekonsiliasi Data Penempatan Tenaga Kerja BKK/LPK/Disnaker Provinsi/Kabupaten/Kota Tahun 2021 di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (2/9/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, mengungkapkan, jika berbicara tantangan ketenagakerjaan ini tidak lepas dari kondisi demografi yang saat ini sedang kita hadapi.

Persentase angkatan menurut tingkat pendidikan tahun 2021, ada sekitar 54,66 persen angkatan kerja di Indonesia masih berpendidikan SMP ke bawah.

Kemudian 13,01 persen yang memiliki pendidikan Diploma dan Universitas, serta 32,33 persen berpendidikan SMA atau SMK.

Data ini disampaikan Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi di webinar Diskusi Publik bertajuk Membangun Vokasi UI yang Berdaya Saing dan Menyejahterakan, pada Jum'at (15/10/2021).

"Angkatan kerja berpendidikan SMP ke bawah di pedesaan persentasenya lebih besar dibandingkan dengan perkotaan," ucap Sekjen.

Anwar menjelaskan persentase angkatan kerja menurut tingkat pendidikan dan jenis kelamin lebih banyak perempuan dibandingkan laki-laki.

Untuk angkatan kerja kelompok umur non muda cenderung memiliki tingkat pendidikan yang relatif lebih rendah dibandingkan kelompok umur muda.

Baca juga: Catur Sentosa Adiprana Ekspansi ke Semarang, Serap Ratusan Tenaga Kerja

Penduduk bekerja berpendidikan rendah cenderung ada pada sektor primer seperti pertanian dan pertambangan.

Sedangkan untuk pendidikan menengah berada di sektor sekunder yang bergerak di bidang konstruksi, gas air pengelolaan limbah.

Adapun pendidikan tinggi bekerja di sektor tersier seperti perdagangan dan jasa.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved