Breaking News:

Para Legislator Soroti Oknum Polisi Diduga Ancam Netizen, Buntut Cuitan Polisi Diganti Satpam

Sejumlah anggota dewan menyoroti kasus dugaan ancaman kekerasan kepada warganet yang dilakukan oleh oknum polisi

Vincentius Jyestha/Tribunnews.com
Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem, Taufik Basari 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah anggota dewan menyoroti kasus dugaan ancaman kekerasan kepada warganet yang dilakukan oleh oknum polisi.

Seperti ramai diberitakan, seorang warganet mendapat ancaman dari oknum karena mencuitkan polisi diganti satpam.

Pelaku yang mengancam netizen tersebut menggunakan nama samaran dan ada juga secara terang-terangan menggunakan akun dari anggota Polri.

Tak hanya legislator, Kompolnas hingga IPW pun mengkritisi tindakan oknum polisi yang justru mencoreng program PRESISI Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Baca juga: 5 Fakta Ramai Oknum Mengintimidasi Warganet, Buntut Cuitan Polisi Diganti Satpam

Inilah pendapat para legislator atas dugaan ancaman oknum polisi kepada warganet buntut cuitan polisi diganti satpam:

1. Santoso Demokrat: Mengancam Hak Sipil

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat Santoso mengingatkan, bahwa institusi negara tak boleh merespons para pengkritik dengan mengancam bahkan mengintimidasi. 

"Tindakan itu jelas bersifat represif dan mengancam hak-hak sipil," kata Santoso saat dihubungi Tribunnews, Senin (18/10/2021). 

Santoso menegaskan aparat keamanan tidak boleh menciptakan ketertiban, dengan melakukan tindakan yang melanggar undang-undang. 

Jika ada oknum yang melakukan intimidasi dan terhadap para pengkritik, maka yang bersangkutan dapat ditegur. 

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved