Breaking News:

2 Tahun Jokowi & Maruf Amin

2 Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Dinilai Mampu Jawab Tantangan Pandemi Covid-19

Awalnya, Melki menceritakan awal munculnya virus Corona atau Covid-19 di Indonesia yang diumumkan lima bulan setelah pelantikan Jokowi-Ma'ruf. 

Foto: Chaerul Umam
Konferensi pers DPP Partai Golkar Terkait '2 Tahun Kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’ruf Amin', di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (22/10/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Golkar mengapresiasi dua tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang telah menunjukkan keberhasilan menjawab tantangan pandemi Covid-19

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Golkar Emanuel Melkiades Laka Lena dalam konferensi pers 'Dua Tahun Pemerintahan Joko Widodo', di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (22/10/2021). 

Awalnya, Melki menceritakan awal munculnya virus Corona atau Covid-19 di Indonesia yang diumumkan lima bulan setelah pelantikan Jokowi-Ma'ruf. 

"Pada 2 Maret 2020, kasus pertama di Indonesia diumumkan. Artinya, hanya berselang lima bulan setelah pelantikan Jokowi-Maruf, pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia," kata Melki. 

Baca juga: Survei Litbang Kompas: 64 Persen Masyarakat Yakin Kinerja Jokowi Ke Depan Akan Makin Baik

Namun, Partai Golkar mengapresiasi kepemimpinan Jokowi-Maruf bersama Kabinet Indonesia Maju yang telah menunjukkan keberhasilan menjawab tantangan tersebut. 

"Tantangan pandemi Covid-19, berhasil dijawab dengan baik dengan terkendalinya pandemi Covid-19 di Indonesia," ujarnya. 

Melki mencontohkan, pada pekan ini kasus konfirmasi dan kematian yang dikonfirmasi setiap hari telah menurun tajam.

Terdapat 96,23 persen kasus Covid-19 kini sudah sembuh total. 

"Bahkan terdapat 21 persen penurunan jumlah kasus dibandingkan minggu sebelumnya, serta 32,7 persen penurunan jumlah kematian dibandingkan minggu sebelumnya," ujarnya. 

Bahkan, lanjut Melki, Indonesia telah melewati masa puncak kasus aktif Covid-19 yang terjadi pada Juli 2021 yang mencatat kasus aktif mencapai 574.135 orang. 

Namun sampai dengan 22 Oktober 2021 kasus aktif telah turun menjadi 15.594. 

"Kasus meninggal karena Covid-19 telah terkendali. Ketika mencapai puncak gelombang kedua, ada lebih dari 2.000 kematian per hari. Namun angka tersebut berhasil dikendalikan menjadi 43 kematian di 21 Oktober 2021," tandasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved