Breaking News:

Punya Pemikiran Soal Pendidikan Non-Formal, Menko PMK Dinobatkan Jadi Tokoh Pendidikan

Muhadjir dianggap memiliki pemikiran luas mengenai pendidikan non formal yang kemudian diaplikasikan saat menjabat sebagai Menko PMK.

Editor: Malvyandie Haryadi
YouTube Sekretariat Presiden
Tangkapan layar konferensi pers virtual, Senin (1/11/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Forum Ilmu Pendidikan dan Jurusan Ilmu Pendidikan (FIP-JIP) menobatkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy sebagai tokoh pendidikan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan 10 November.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut dianggap memiliki pemikiran luas mengenai pendidikan non formal yang kemudian diaplikasikan saat menjabat sebagai Menko PMK.

"Ini adalah salah satu pengakuan dari komunitas dunia keahlian atau keilmuannya tentang kepedulian kepakaran beliau di dunia pendidikan. Karena itu, Prof Muhadjir Effendi dengan penganugerahan ini bisa lebih baik lagi, mendorong semua segmen pendidikan di negeri ini. Apalagi sekerang jangkaunnya lebh luas lagi sebagai Menko PMK, bukan hanya pendidikan saja," kata Rektor Universitas Negeri Malang(UNM), Prof. DR. AH. Rofi'uddin,M dalam pernyataannya yang diterima Tribun, Rabu (10/11/2021).

Rofi'uddin juga mengharapkan penghargaan ini dapat mendorong FIP-JIP menjadi wadah yang banyak berkontribusi pada dunia pendidikan di dalam maupun di luar negeri.

Baca juga: Menko Muhadjir: Perjalanan Udara di Jawa-Bali Tak Wajib Tes PCR, Cukup Tes Antigen

"Pada FIP JIP sendiri kita memang sangat mengharapkan kontribusi yang lebih baik lagi di masa yang akan datang, baik pemikiran, prodak, hasil penelitian FIP JIP ini untuk pendidikan Indonesia pada umumnya. Saya sangat berharap kontribusi itu dapat diberikan," katanya.

Karena itu, Prof Muhadjir Effendy dengan penganugerahan ini diharapkan bisa lebih baik lagi, mendorong semua segmen pendidikan di negeri ini. "Apalagi sekerang jangkauannya lebh luas lagi sebagai Menko PMK, bukan hanya pendidikan saja," kata Rofi'uddin. (Willy Widianto)

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved