Breaking News:

Prakiraan Cuaca

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem BMKG Kamis, 2 Desember 2021: Waspada DKI Jakarta dan Bali Hujan Lebat

Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Kamis, 2 Desember 2021. Waspada 19 wilayah akan mengalami hujan lebat disertai kilat/petir dan angin.

KOMPAS.com/RODERICK ADRIAN MOZES
Ilustrasi Hujan Lebat - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Kamis, 2 Desember 2021. Waspada 19 wilayah akan mengalami hujan lebat disertai kilat/petir dan angin. 

TRIBUNNEWS.COM - Berikut ini peringatan dini cuaca ekstrem BMKG Kamis, 2 Desember 2021.

Sebanyak 19 wilayah diprediksi akan mengalami hujan lebat disertai kilat/petir dan angin.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di 27 wilayah Indonesia untuk besok Kamis, 2 Desember 2021.

Hujan berintensitas lebat yang disertai kilat/petir hingga angin kencang diperkirakan akan mengguyur 27 wilayah di Indonesia.

Baca juga: Antisipasi Cuaca Ekstrem Akhir Tahun, Kemenhub Terbitkan Maklumat Pelayaran

Dua puluh tujuh wilayah tersebut di antaranya DKI Jakarta, Bali, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sementara hujan berintensitas sedang yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang diprediksi akan mengguyur 8 wilayah di Indonesia, antara lain yakni Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Berdasarkan informasi pada laman web.meteo.bmkg.go.id, Deputi Bidang Meteorologi menyampaikan Siklon Tropis “NYATOH” terpantau di Samudra Pasifik sebelah utara Papua dengan tekanan terendah 1000 mb dan kecepatan angin maksimum 35 knot yang bergerak ke arah barat laut menjauhi wilayah Indonesia.

Sistem ini membentuk daerah pertemuan dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di Samudra Pasifik utara Papua.

Bibit Siklon Tropis 94W terpantau di Teluk Thailand yang membentuk daerah konvergensi yang memanjang dari dari Teluk Thailand hingga Thailand yang mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sistem dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.

Sistem ini juga menginduksi kecepatan angin di sekitarnya (low level jet) hingga mencapai lebih dari 25 knot yakni di Thailand dan dari Teluk Thailand hingga Laut Andaman yang mampu meningkatkan kecepatan angin dan ketinggian gelombang di sekitar wilayah low level jet tersebut.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved