Breaking News:

Megawati Berpesan Repdem Tetap Jadi Banteng Bela Rakyat Miskin

Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengucapkan selamat ulang tahun ke-17 kepada Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem).

Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ chaerul umam
Perayaan HUT Repdem tersebut yang dilaksanakan di Gedung Sekolah Partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengucapkan selamat ulang tahun ke-17 kepada Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem), satu di antara organisasi sayap partai berlambang banteng moncong putih.

Repdem diingatkan untuk terus berjuang untuk rakyat marhaen dengan kedisiplinan partai serta penghormatan hukum sesuai ajaran Bung Karno.

Ucapan selamat dari Megawati itu disampaikan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat upacara perayaan HUT Repdem tersebut yang dilaksanakan di Gedung Sekolah Partai di Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (3/12/2021).

"Dalam ulang tahun kali ini, Ibu Megawati mengucapkan selamat kepada jajaran Repdem, yang selama ini sudah menunjukkan karakternya sebagai banteng-banteng perjuangan membela rakyat yang menjadi korban kesewenang-wenangan, korban ketidakadilan dan juga penyalahgunaan kekuasaan," kata Hasto.

Dikatakan Hasto, Megawati mendorong agar semangat juang itu dilanjutkan.

Selain itu, Hasto menjelaskan bahwa acara digelar di Gedung Sekolah Partai memiliki alasan tersendiri.

Perjuangan Repdem harus sejalan dengan PDIP yang berbasis pada ajaran Bung Karno (BK).

Baca juga: Selain ke Jokowi dan Megawati, SBY Turut Berterima Kasih kepada Tim Dokter Kepresidenan

Sementara ajaran Bung Karno sendiri menjadikan rakyat buruh, tani, dan nelayan sebagai orientasi, namun harus didasari keyakinan ideologi serta kedisiplinan.

"Jadi kita semua harus memastikan diri sebagai partai yang disiplin. Kita tidak boleh membela rakyat, tapi dengan melanggar hukum. Semua melakukan aksi membela rakyat, harus disiplin dan taat aturan," ucap Hasto.

Selanjutnya, dalam membela rakyat itu, tak boleh membedakan suku dan agamanya.

"Ini agamanya apa, ini sukunya apa, itu tidak boleh. Karena ketuhanan sebagaimana disampaikan Soekarno adalah ketuhanan yang berbudi pekerti luhur, ketuhanan yang tidak ada egoisme agama, ketuhanan yang hormat menghormati, yang seharusnya menebar kebaikan, ketuhanan yang berkebudayaan," ujarnya.

Ketiga, seluruh aspek kemanusiaan harus menuju ke arah keadilan sosial.

Baca juga: Mengaku Kenal Megawati, Siapa R Wanita Anak Jenderal Bintang 3 yang Cekcok dengan Arteria Dahlan?

Repdem diminta terus bergerak menyatu dengan rakyat. Membangun langkah satu rampak barisan bersama untuk memerangi kemiskinan.

"Maka di Sekolah Partai inilah justru dalam peringatan ulang tahun Repdem ke-17, kita juga melakukan suatu upaya kritik dan otokritik, agar kita tetap setiap pada rel perjuangan kita, agar sebagai sayap partai kita betul-betul dapat menggunakan kepakan sayap-sayap kita untuk menjalankan apa yang menjadi garis ideologi dari PDI Perjuangan, garis ideologi yang seharusnya menyatu dengan kekuatan rakyat," katanya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved