Breaking News:

Motif Predator Seksual Cari Anak-anak Lewat Game Online, Paksa Korbannya Kirim Video Tak Senonoh

Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus kejahatan seksual anak melalui game online Free Fire (FF).

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
garena.co.id
Ilustrasi game online Free Fire 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkapkan motif tersangka kejahatan seksual anak lewat game online Free Fire (FF) berinisial S meminta korbannya mengirimkan video dan foto bermuatan pornografi.

Saat diperiksa penyidik, tersangka S mengaku melakukan perbuatannya tersebut hanya untuk keuntungan pribadi. Sebaliknya, video-foto yang dikirimkan para korbannya tidak dijual ataupun disebar ke media sosial.

"Dari hasil penyidikan kita, video tersebut hanya untuk koleksi pribadi," kata Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Kombes Pol Reinhard Hatagaol saat dikonfirmasi, Jumat (3/12/2021).

Baca juga: Waspada! Predator Seksual Beroperasi Lewat Game Online Free Fire, Belasan Anak Jadi Korban

Hingga saat ini, kata Reinhard, total ada 11 anak di bawah umur yang menjadi korban S.

Mereka tersebar di sejumlah wilayah seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.

"4 anak sudah ditemukan dan sudah dilakukan pemeriksaan, 7 anak belum ditemukan identitasnya," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap kasus kejahatan seksual anak melalui game online Free Fire (FF).

Dalam kasus ini, penyidik menangkap seorang tersangka berinisial S alias Reza.

Pengungkapan kasus ini berdasarkan nomor laporan polisi bernomor LP/A/0574/IX/2021/SPKT.Dirttipidsiber Bareskrim tertanggal 22 September 2021. Kasus tersebut pertama kali diadukan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved