Breaking News:

IM57+ Institute: ASN Polri Adalah Salah Satu Pilihan Cara Berjuang

Indonesia Memanggil 57 (IM 57+) Institute mendukung mayoritas eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima tawaran menjadi ASN Polri. 

ist
ILUSTRASI: IM57+ Institute Eks Pegawai KPK Dampingi Penyusunan Peraturan Rektor UNJ 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia Memanggil 57 (IM 57+) Institute mendukung mayoritas eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima tawaran menjadi ASN Polri

Ketua IM57+ M Praswad Nugraha menyatakan pilihan sebagai ASN Polri merupakan salah satu bentuk perjuangan eks pegawai KPK untuk terus memberantas korupsi di Indonesia.

"IM57+ Institute memandang bahwa opsi menjadi ASN Polri merupakan salah satu bentuk perjuangan untuk mematahkan berbagai stigma serta cara untuk melanjutkan perjuangan," kata Praswad saat dikonfirmasi, Selasa (7/12/2021).

Kendati begitu, kata Praswad, IM57+ Institute juga memahami adanya pegawai KPK yang tidak mengambil opsi menjadi ASN Polri lantaran alasan personal.

Baca juga: Ada 44 Eks Pegawai KPK yang Bersedia Jadi ASN Polri: Novel Baswedan Gabung, Rasamala Menolak

Namun secara keseluruhan, Praswad menyebut eks pegawai KPK memiliki persamaan pandangan yang saling mendukung opsi yang diambil masing-masing individu.

"Semua eks pegawai KPK yang diberhentikan bersepakat bahwa opsi ASN Polri merupakan salah satu cara berjuang sehingga apapun pilihan itu lebih kepada pertimbangan personal bukan karena adanya perbedaan pendapat," tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian RI menyelesaikan sosialisasi pengangkatan 57 eks pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi ASN Polri. Hasilnya, 8 orang tidak bersedia menjadi ASN di Korps Bhayangkara.

Adapun kegiatan itu dihadiri sejumlah pimpinan SSDM Polri. Pertemuan itu pun berlangsung selama lebih dari 4 jam di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan.

"Hasil sosialisasi yang tidak bersedia (jadi ASN) 8 orang. Yang mengisi surat perjanjian dan menyatakan bersedia menjadi ASN Polri sebanyak 44 orang," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi, Senin (6/12/2021).

Baca juga: Cita-cita Bikin Parpol, Eks Pegawai KPK Rasamala Aritonang Tolak Jadi ASN: Gue Mengajar di FH UNpar

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved