Pemindahan Ibu Kota Negara
Anies Sebut Hadirnya IKN Nusantara Jadi Peluang Mempercepat Pembangunan Jakarta Sebagai Kota Global
Anies Baswedan mengatakan momentum pemindahan ibu kota negara menjadi kesempatan untuk mempercepat Jakarta menjadi pusat kota global dunia.
Penulis:
Reza Deni
Editor:
Adi Suhendi
Sejumlah pejabat tampak hadir dalam prosesi tersebut diantaranya Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.
Baca juga: Anies Baswedan: Disrupsi Akibat Pandemi Dorong Percepatan Inovasi
Kemudian Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, dan Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Rahajoe. Selain itu hadir Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, Sultan Adji Muhammad Arifin.
Sebelumnya Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan bahwa prosesi penyatuan tanah dan air merupakan simbol betapa besarnya Indonesia.
Kearifan lokal yang berbeda-beda tersebut dituangkan menjadi satu di IKN.
"Kenapa tanah dan air? Tentunya adalah kita adalah negara Nusantara yang dari ujung Aceh sampai Papua dan kearifan lokal itu berbeda-beda, dituangkan di dalam sebuah simbolis tanah dan simbolis air dijadikan satu menjadi kalimat Tanah Air. Kira-kira seperti itu. Para gubernur sudah melakukan prosesi itu di masing-masing tempatnya dan puncaknya nanti besok bersama Bapak Presiden," kata Heru, Minggu (13/3/2022) malam.