Sabtu, 30 Agustus 2025

DPR di Bawah Kepemimpinan Puan Didorong Hadirkan Kebijakan Politik yang Pro-UMKM

Perhatian Ketua DPR RI, Puan Maharani terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19 ini sangat besar.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Wahyu Aji
ist
Diskusi bertajuk "Puan Maharani dan Penguatan Ekonomi Digital Perempuan Pelaku UMKM" di Jakarta, Sabtu (19/3/2022). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perhatian Ketua DPR RI, Puan Maharani terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah pandemi Covid-19 ini sangat besar.

Peneliti Ekonomi Political & Public Policy Studies (P3S) Hastoruan menyebut Puan Maharani bisa menjadi lokomotif penggerak kebangkitan usaha wong cilik ini.

Menurutnya, Puan Maharani membuka ruang yang sangat besar bagi bertumbuhnya ekosistem ekonomi digital di Indonesia, khususnya pada perempuan pelaku UMKM.

Hal ini terlihat dari banyaknya agenda dan komitmen yang jelas dalam rangka peningkatan peran perempuan pelaku UMKM agar memasuki pasar digital.

"Itu bisa kita saksikan di banyak pemberitaan bagaimana beliau memberi perhatian pada ekonomi digital ini khususnya bagi kelompok perempuan. Itu sudah tepat sekali karena memang potensi besar ada di sana," ungkap Hastoruan dalam diskusi bertajuk "Puan Maharani dan Penguatan Ekonomi Digital Perempuan Pelaku UMKM" di Jakarta, Sabtu (19/3/2022).

Dia menjelaskan potensi ekonomi digital di Indonesia yang sangat besar harus dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM.

Tersedianya infrastruktur digital yang makin optimal harus dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan pendapatan.

Baca juga: Di Pembukaan IPU ke-144, Puan Dorong Perang di Ukraina Dihentikan

Di samping itu, pemerintah diminta memberikan pendampingan yang lebih konsisten agar para pelaku UMKM memiliki kapasitas untuk memasuki ekosistem ekonomi digital.

"Ketika infrastuktur digital sudah tersedia, ekosistemnya sudah ada, sekarang tinggal kapasitas pelaku UMKM kita yang perlu ditingkatkan. Suka tidak suka UMKM adalah fondasi ekonomi nasional saat ini dan di kala pandemi sektor ini sangat bertahan," ungkapnya.

Dia memberikan contoh UMKM Jamu sebagai sektor yang mendapat peluang bagus saat pandemi apalagi para pelakunya adalah perempuan.

"Bicara ekonomi rumah tangga ya kita bicara peran perempuan yang tidak bisa dianggap sepele. Dan ini banyak ditopang oleh sektor UMKM yang ditekuni ibu-ibu seperti jamu yang saat pandemi paling banyak dicari masyarakat," jelasnya.

Khusus untuk UMKM kata dia penjualan online dominan dilakukan oleh pelaku usaha perempuan yaitu sebanyak 61 persen dengan kegiatan yang beragam seperti sektor industri pengolahan rumah tangga (86%), restoran (71%), dan perdagangan (44%).

"Artinya ini sangat besar potensi dan peluangnya. Sekarang tinggal pendampingan bagi mereka sehingga hasil produknya bisa bersaing di pasar digital, juga inovasi agar memenangkan pasar digital itu," ungkapnya.

Dari catatan yang dihimpun lanjut dia ekonomi digital Indonesia tahun 2021 sebesar Rp 632 triliun dan akan bertumbuh delapan kali lipat pada tahun 2030.

Baca juga: Jelang Pembukaan IPU, Puan Nonton MotoGP di Mandalika

Bukan hanya itu perempuan semakin memainkan peran penting bagi ekonomi Indonesia.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan