Pilpres 2024
Survei IPO: 57 Persen Pemilih Belum Tahu Jadwal Pemilu 2024
Sebanyak 57 persen calon pemilih belum mengetahui jadwal perhelatan Pemilu dan Pilpres yang jatuh pada 14 Februari 2024.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) pada Mei 2022 menunjukkan, sebanyak 57 persen calon pemilih belum mengetahui jadwal perhelatan Pemilu dan Pilpres yang jatuh pada 14 Februari 2024.
Berdasarkan hasil survei IPO, responden yang mengetahui pemungutan suara Pemilu dan Pilpres digelar 14 Februari 2024 hanya 43 persen. Sedangkan mayoritas sisanya, 57 persen tidak tahu.
"Jumlah tersebut terbilang sangat besar sehingga ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera direspon pemerintah dan penyelenggara pemilu," kata Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah dalam rilis survei, Sabtu (4/6/2022).
Baca juga: Nonton Formula E di Sirkuit Ancol, AHY Terlihat Sangat Akrab dengan Anies
Baca juga: Penuhi Undangan Gubernur DKI, Puan Ikut Saksikan Formula E
Saat ditanya lebih lanjut mengenai setuju atau tidak soal keputusan tanggal pemungutan suara Pemilu dan Pilpres 2024, 74 persen responden setuju.
Sementara terdapat 18 persen responden mengaku sangat tidak setuju, dan 8 persen lainnya tidak setuju.
"18 persen yang sangat tidak setuju, dan 8 persen yang tidak setuju," ungkapnya.
Baca juga: Jokowi Ogah Berkomentar Soal Rehuffle Kabinet
Sebagai informasi, survei IPO dilakukan secara hybrid dan melibatkan 1.200 responden, dengan rincian metode tatap muka 480 responden dan sambungan telepon 720 responden.
Survei dilaksanakan pada 23-28 Mei 2022.
Metode ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen, dengan tingkat akurasi data 95 persen.
Setting pengambilan sample menggunakan teknik multistage random sampling (MRS), atau pengambilan sample bertingkat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/ilustrasi-pemilu-surat-suara-dan-kotak-suara1.jpg)