MAKI Ungkap Perbandingan Gaji Jaksa Agung dan Pimpinan KPK, Mana yang Lebih Besar?

Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyoroti perbandingan kinerja pemberantasan korupsi antara Kejaksaan Agung (Kejagung) dan KPK.

Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra
Ilustrasi KPK. Boyamin Saiman menyoroti prestasi pemberantasan kasus korupsi antara KPK dan Kejaksaan Agung (Kejagung). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyoroti prestasi pemberantasan kasus korupsi antara KPK dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Ia juga mengungkap perbandingan gaji petinggi di Kejagung dengan pimpinan KPK.

Mana yang lebih besar, Kejagung atau KPK?

Dalam keterangan yang diterima Tribunnews.com, mulanya Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyoroti perbandingan kinerja pemberantasan korupsi antara Kejaksaan Agung (Kejagung) dan KPK.

Ia menyebutkan kerugian negara yang berhasil diselamatkan Kejagung sebesar Rp 46,8 triliun.

"Dengan prestasi hebatnya dan ranking survei meningkat, maka semestinya Presiden Jokowi dan DPR menyetujui anggaran sebesar Rp24 triliun sebagai bentuk apresiasi, penghargaan dan hadiah kepada Kejaksaan Agung," katanya, Senin (13/6/2022).

Baca juga: Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin Hadapi Dakwaan Jaksa KPK Hari Ini

Sebagaimana diketahui, berdasarkan hasil Rapat Kerja Pembahasan Anggaran Penegak Hukum oleh Komisi III DPR, Kejagung mengusulkan anggaran tahun 2023 sebesar Rp 24 triliun.

Untuk tahun 2022, Kejagung menerima Rp 9 triliun, yang awalnya diusulkan Rp11 triliun.

Boyamin mengatakan anggaran yang diterima Kejagung lebih kecil dibanding KPK.

"Khusus untuk penanganan pidana khusus termasuk korupsi, anggarannya adalah Rp30 miliar, beda dengan KPK sebesar Rp70 miliar," kata dia.

Baca juga: Komisi III DPR: Kalau Kinerja KPK Turun, Maka Ini Tantangan bagi Pimpinannya Sekarang

Menurut Boyamin, penambahan anggaran Rp24 triliun diperlukan untuk kesejahteraan jaksa, termasuk penambahan gaji yang cukup agar jaksa terhindar dari perilaku menyimpang. 

"Gaji Jaksa Agung dan jajaran di bawahnya masih cukup rendah apabila dibandingkan dengan pimpinan KPK dan jajaran di bawahnya," katanya.

Berikut perbanding gaji antara Jaksa Agung dan pimpinan KPK:

1. Pelaksana (penyidik dan penuntut) di Kejagung bergaji Rp11 juta, sementara pelaksana di KPK (penyidik dan penuntut) berkisar Rp25 juta. 

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved