Jumat, 29 Agustus 2025

Rakernas II PDIP

Megawati Soekarnoputri ke Kader PDIP: Ingat, Kalian Beri Saya Hak Prerogratif Menentukan Capres!

Megawati mengatakan, dirinya memiliki kewenangan untuk menentukan siapa calon presiden (Capres) yang diusung PDIP 2024.

Editor: Johnson Simanjuntak
(Tangkap layar YouTube Kompas TV)
Megawati memberikan kritikan pada parpol lain, bahwa tidak ada koalisi di sistem ketatanegaraan Indonesia. Hal tersebut dikatakannya dalam Rakernas II PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022). Megawati tegaskan Punya hak prerogatif menentukan Capres PDIP(Tangkap layar YouTube Kompas TV) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan kadernya agar tak bermain dua kaki dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu disampaikan Megawati Soekarnoputri saat memberikan pidato politik pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022).

Megawati mengatakan, dirinya memiliki kewenangan untuk menentukan siapa calon presiden (Capres) yang diusung PDIP 2024.

Sebab menurutnya, hal tersebut merupakan amanat dari kader PDIP dalam kongres.

"Kenapa karena saya diberi oleh kalian sebuah hak yang namanya hak prerogatif. Hanya ketua umum yang menentukan siapa yang akan menjadi calon presiden dari PDIP," kata Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Ketika Megawati Tunjuk-tunjuk Kader PDIP Sambil Mengatakan: Siapa yang Bermanuver? Keluar!

Megawati pun mengancam akan memecat kadernya yang melakukan manuver jelang pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Ia bahkan tak segan-segan mengancam kader PDIP yang bermain dua kaki.

"Kalian siapa yang berbuat manufer keluar, karena apa? Tidak ada dalam PDIP itu yang namanya main dua kaki, main tiga kaki melakukan manufer," kata Megawati.

Megawati juga menyayangkan ihwal adanya orang yang menggoreng-goreng bahwa PDIP tak mencalonkan kadernya atau diam saja terkait Pilpres 2024.

Karena itu, ia meminta kader PDIP agar mematuhi dan menjalankan segala instruksinya.

"Kalau saya bilang instruksi jalankan-jalankan," ungkap Megawati.

Baca juga: Megawati Sindir Tegas Parpol Lain soal Geliat Koalisi: Ini Ketatanegaraan Kita Tau Nggak!

Megawati juga mengingatkan kader partainya yang masih bicara soal koalisi.

Megawati bahkan secara tegas menyebut, akan lebih baik jika kader itu keluar saja dari PDIP.

Menurut Megawati, kader yang masih bicara koalisi itu dianggap tidak paham soal sistem tata negara.

Halaman
12
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan