Suap Pejabat Pajak

Jaksa KPK Tuntut 2 Penyuap Pejabat Pajak Masing-masing 3 dan 4 Tahun Penjara

Jaksa KPK menuntut Aulia Imran Maghribi dan Ryan Ahmad Ronas dengan 3 tahun dan 4 tahun penjara terkait suap pejabat pajak.

Editor: Adi Suhendi
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Sidang perkara dugaan suap tim pemeriksa pajak pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (26/7/2022). 

Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut mantan pegawai Foresight Consulting selaku konsultan pajak PT Gunung Madu Plantations (GMP), Aulia Imran Maghribi dan Ryan Ahmad Ronas dengan 3 tahun dan 4 tahun penjara.

Hal ini disampaikan jaksa dalam sidang perkara dugaan penyuapan tim pemeriksa pajak pada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu, dengan agenda pembacaan tuntutan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Selasa (26/7/2022).

"Menuntut agar majelis hakim yang mengadili perkara ini menjatuhkan hukuman kepada para terdakwa," kata JPU KPK M Asri Irwan dalam persidangan.

Selain tuntutan penjara, jaksa juga menuntut Aulia dan Ryan membayar pidana denda sebesar Rp 200 juta.

Jika keduanya tak sanggup membayar, maka diganti hukuman penjara selama 6 bulan.

Baca juga: KPK Sita Rumah dan Mobil Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak di Tangerang Selatan

Adapun dalam menjatuhkan tuntutannya, jaksa menimbang hal memberatkan dan meringankan.

Hal memberatkan, kedua terdakwa dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Kemudian terdakwa Ryan Ahmad Ronas disebut sebagai inisiator terjadinya tindak pidana.

"Terdakwa II (Ryan) merupakan inisiator dalam terjadinya tindak pidana," kata Asri.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved