Minggu, 31 Agustus 2025

Pemilu 2024

Profil Partai Prima, Lengkap dengan Sejarah dan Susunan Pengurusnya

Inilah profil, sejarah dan susunan pengurus dari partai Prima (Partai Rakyat Adil Makmur) yang berdiri sejak 2020.

Tangkap layar prima.or.id
Lambang Partai Prima - Inilah profil, sejarah dan susunan pengurus dari partai Prima (Partai Rakyat Adil Makmur) yang berdiri sejak 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Simak profil dan sejarah dari Partai Prima, lengkap dengan susunan pengurusnya berikut ini.

Mengutip dari prima.or.id, Partai Prima yang merupakan kependekan dari Partai Rakyat Adil Makmur berdiri pada 20 Juli 2020.

Partai Prima lahir dari orang-orang di kalangan masyarakat biasa dan di tengah arus kehidupan bangsa yang keras.

Ketua Umum Partai Prima adalah Agus Jabo Priyono yang merupakan mantan Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) periode 2015-2020.

Baca juga: Profil Partai Bulan Bintang, Simak Sejarah dan Susunan Pengurusnya

Sejarah Partai Prima

Mengutip dari tribunnewswiki.com, Kementerian Hukum dan HAM RI resmi mengesahkan Partai Prima sebagai partai politik yang sah di Indonesia pada 2020 .

Partai Prima diprakarsai oleh mantan pengurus PRD bersama sejumlah gerakan sosial, serikat buruh, tokoh Islam, aktivis, pelaku usaha kecil, menengah, kaum profesional, hingga anak-anak muda.

Partai Prima memiliki tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur dengan menghadirkan politik kesejahteraan.

Partai Prima juga menyatakan akan menjadi partai yang condong pada kerakyatan.

Baca juga: PROFIL PKP, Partai Nonparlemen Pertama yang Daftar ke KPU

Pengurus Partai Prima
Pengurus Partai Prima (Istimewa)

Susunan Pengurus Partai Prima

- Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP): R Gautama Wiranegara

- Ketua Umum: Agus Jabo Priyono

- Sekretaris Jenderal: Dominggus Oktavianus Kiik

- Bendahara Umum: Diena Charolin Mondong

- Wakil Ketua Umum: Alif Kamal, Maaruf Asli Bhakti dan Wahida Baharuddin Upa

- Wakil Sekretaris Jenderal: Rini Hartono, Rudi Hartono

- Wakil Bendahara Umum: Minaria Christyn Simarmata dan Kelik Ismunanto

- Juru Bicara:

Farhan Abdillah Dalimunthe

Rintis Yulianah

Samsudin Saman

Fentia Budiman

Arkialos Baho

Intan Nurbakti

Mesak Habary

Baca juga: NasDem Cari Waktu yang Tepat untuk Bertemu Kembali dengan Partai Demokrat

Cita-cita Politik Prima

1. Kesejahteraan sosial:

Seluruh warga negara terpastikan terpenuhi hak-hak dasarnya sebagai manusia, sehingga bisa hidup layak dan bermartabat.

2. Demokratis:

Semua warga negara memiliki hak politik yang sama dan setara.

Semua otoritas/jabatan politik harus dipilih dan diputuskan oleh rakyat lewat pemilihan.

Semua keputusan dan kebijakan politik harus melibatkan partisipasi rakyat dalam perumusan, pembahasan, dan pengambilan keputusannya.

3. Kesetaraan gender:

Kesamaan kondisi dan kesempatan bagi laki-laki dan perempuan untuk mendapat hak-haknya sebagai manusia yang bermartabat.

Sehingga bisa berpartisipasi dalam kehidupan politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan-keamanan, dan lain-lain.

4. Menghargai lingkungan:

Segala aktivitas berbangsa, terutama pembangunan ekonomi, harus menghargai lingkungan hidup.

Masyarakat harus mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan beralih pada energi terbarukan, seperti angin, matahari, air, panas bumi, arus laut, dan lain-lain, yang ketersediaannya melimpah di negara kita.

Agar Indonesia bisa menjadi tempat nyaman dan indah bagi kita dan generasi masa depan.

Baca juga: Profil Partai Nasional Demokrat atau NasDem

Landasan politik Partai Prima

a. Kebangsaan: Partai Prima mengangkat tinggi semangat kebangsaan Indonesia, yang menjunjung tinggi kesetaraan dan kemanusiaan.

Nasionalisme yang mengakui persamaan seluruh warga negara tanpa memadang suku, agama, dan ras.

b. Religius: Partai Prima mengusung realitas manusia Indonesia memeluk berbagai agama dan aliran kepercayaan.

Partai Prima mengakui kontribusi agama dan aliran kepercayaan dalam memperkaya nilai-nilai manusia Indonesia.

c. Kerakyatan: Partai Prima menjunjung politik kerakyatan, yaitu politik yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kedaulatan, sebagai perumus dan penentu kebijakan, dan sebagai penerima manfaat dari kebijakan.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)(TribunnewsWiki.com/Rakli)

Berita lain terkait Profil Partai Politik Indonesia

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan