Polisi Tembak Polisi

Perdana Berkomunikasi: Keluarga Bharada E Ucapkan Maaf, Ayah Brigadir J: Hukum Harus Terus Berjalan

Roycke Pudihang, paman Bharada E menyampaikan permintaan maaf kepada ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat.

Editor: Wahyu Aji
Tangkap layar akun Youtube Kompas TV
Samuel Hutabarat, Ayah Brigadir J dan Paman Bharada E, Roycke Pudihang. Keluarga Bharada E menyampaikan permintaan maaf, tapi ayah Brigadir J, ingin hukum terus ditegakan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Roycke Pudihang, paman Bharada E menyampaikan permintaan maaf kepada ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat.

Keduanya dipertemukan dalam acara di Kompas TV, Rabu (10/8/2022).

"Kami memohon maaf, memohon ampun kepada Tuhan, kami juga meminta maaf kepada keluarga Brigadir J yang ada di Jambi. Dan ibu (Brigadir J) yang sakit kami doakan semoga ibunda cepat sembuh. Mohon keikhlasan bapak dapat memafkan Bharada E," kata Roycke Pudihang.

Samuel menjelaskan bahwa pihaknya menerima permintaan maaf tersebut.

"Kami memaafkan, secara manusiawi kami paham ada hal-hal yang di luar kontrol. Kami memaafkan yang Bharada E perbuat. Tapi karena kita hidup di NKRI ada konsekuensi dan UU hukum terus berjalan," kata Samuel.

Samuel mengatakan, dirinya memaklumi jika Bharada E diperintah atasannya yaitu Irjen Ferdy Sambo.

"Bharada E hanya bawahan. Itulah yang terjadi, pada saat itu dia diperintah untuk menembak anak kami. Dalam hal ini Bharada E tidak ada niatan, tapi atas perintah pimpinan," katanya.

Diketahui, Bharada E kini menjadi salah satu saksi penting dalam kasus kematian Brigadir J dan sebagian merasa Bharada E harus dilindungi meskipun statusnya adalah seorang tersangka.

Permohonan perlindungan tersebut juga diungkapkan oleh orang tua Bharada E.

Melalui surat terbuka, orang tua dari Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E meminta perlindungan kepada Presiden Joko Widowo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, hingga Menko Polhukam Mahfud MD.

Orang tua Bharada E mengaku putus asa dalam menghadapi proses hukum yang saat ini tengah dijalani anaknya.

Baca juga: Parkir di Yanma Polri, Karier Gemilang Ferdy Sambo Hancur 8 Tahun Jelang Pensiun karena Bunuh Ajudan

Orang tua Bharada E juga merasa khawatir dan takut semenjak anaknya terlibat dalam kasus kematian Brigadir J.

Alasan itulah yang akhirnya membuat orang tua Bharada E meminta perlindungan Hukum dan HAM bagi Bharada E, keluarga, serta tunangan Bharada E.

"Pertama-tama kami selaku ayah dan ibu dari Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu, turut berbela sungkawa kepada keluarga almarhum Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J). Bapak Presiden, Bapak Kapolri dan Bapak Menko Polhukam yang kami hormati, kami mengirimkan surat terbuka ini, karena kami merasa putus asa dalam menghadapi proses hukum yang saat ini sedang dihadapi anak kami."

Halaman
12
KOMENTAR
© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved