Jumat, 29 Agustus 2025

Pilpres 2024

Anies Baswedan atau Khofifah Dianggap Paling Cocok Dampingi Prabowo di Pilpres 2024, Ini Alasannya

Prabowo menyatakan kesiapannya untuk kembali maju menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Penulis: Naufal Lanten
Editor: Hasanudin Aco
Foto Kolase Tribunnews.com
(Foto atas) Prabowo Subianto. (Foto bawah) Khofifah Indar Parawansa (kiri) dan Anies Baswedan. 

Wasisto Raharjo Jati berbicara soal keputusan Prabowo Subianto untuk maju kembali menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Ia menilai keputusan Ketua Umum Gerindra itu menunjukkan semangat layaknya seorang prajurit yang mengabdi bagi negara.

“Keputusan Prabowo untuk maju kembali sebagai capres menunjukkan bahwa kalau spirit "old soldiers never die, they just fade away",” kata Wasisto Raharjo.

“Bahwa pengabdian tentara atau purnawirawan kepada negara akan terus berlanjut selama nyawa masih dikandung badan,” ujarnya menambahkan.

Ia menambahkan keputusan Prabowo kembali menjadi kandidat RI 1 dapat diartikan sebagai bentuk palagan untuk bisa terus berkiprah di Tanah Air.

“(Palagan) secara harfiah itu berarti medan pertempuran, namun dalam konteks ini bisa diartikan sebagai arena pengabdian,” kata Wasisto.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai deklarasi Prabowo menjadi Capres 2024 sudah melalui pertimbangan dan keputusan matang dari seluruh elit Gerindra hingga koalisinya, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Saya berpandangan, Gerindra sudah memperoleh dukungan bukan saja dari PKB sebagai mitra koalisi saat ini, tetapi juga dari Jokowi selaku bosnya,” ucap Fadhli.

Dengan demikian, sambung dia, baik Gerindra maupun partai koalisinya harus mampu mengontrol elektabilitas Prabowo.

“Sehingga pada perhelatannya nanti tidak kalah lagi. Ya masa mau kalah sampai empat kali, gak toh,” katanya.

Prabowo Deklarasi Capres 2024

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto akhirnya menyatakan kesiapannya untuk kembali maju menjadi calon presiden (capres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Hal itu ditegaskan Prabowo dalam pidatonya di rapat pimpinan nasional (rapimnas) Partai Gerindra, di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/8/2022) malam.

"Dengan demikian dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, setelah saya mempelajari dan mendengarkan dengan saksama sikap setiap DPD dan setiap sayap partai yang mengharapkan saya untuk menerima pencalonan sebagai presiden Republik Indonesia tahun 2024," kata Prabowo.

"Dengan ini saya menyatakan bahwa dengan penuh rasa tanggung jawab, saya menerima permohonan saudara, untuk bersedia dicalonkan sebagai calon presiden Republik Indonesia," imbuhnya.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan