Menteri Agama: Tak Boleh Ada ASN Kemenag yang Tidak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

ASN harus memastikan dirinya sebagai teladan sosok nasionalis yang mampu menjabarkan keberagamaannya dalam bingkai NKRI, profesional dan berintegritas

Istimewa
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. Yaqut menegaskan bahwa semua jajaran Kemenag dari pusat hingga daerah harus berada dalam satu barisan yang kokoh dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa semua jajaran Kemenag dari pusat hingga daerah harus berada dalam satu barisan yang kokoh dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.

Bertepatan dengan HUT ke-77 kemerdekaan Indonesia, Yaqut mengatakan ASN Kemenag tidak boleh anti terhadap ideologi Pancasila.

ASN Kemenag, kata Yaqut, harus memastikan dirinya sebagai teladan sosok nasionalis yang mampu menjabarkan keberagamaannya dalam bingkai NKRI, profesional, dan berintegritas.

"Tak boleh ada ASN Kemenag yang tidak sejalan dengan ideologi Pancasila, karena Pancasila merupakan kesepakatan para pendiri bangsa. Kita harus satu visi sebagai abdi negara, tidak boleh saling menjegal atau bahkan berselisih ideologi," kata Yaqut melalui keterangan tertulis, Rabu (17/8/2022).

Kemerdekaan Indonesia, kata Yaqut, tidak diperoleh secara gratis. Ada banyak ceceran darah yang tumpah di bumi Nusantara, juga ribuan nyawa yang melayang selama perjuangan.

Menurut Yaqut, ASN Kemenag harus satu komando, satu barisan dan satu langkah agar tujuan Kemenag dapat tercapai secara maksimal.

Baca juga: Operasional Haji Tahun 2022 Nyaris Rampung, Menag Sampaikan Pujian untuk Petugas Haji

"Seluruh ASN Kemenag juga harus menjadi teladan dan penggerak bagi moderasi beragama di masyarakat yang tidak mempertentangkan antara semangat keagamaan dan kebangsaan," ucap Yaqut.

Menag yakin, ASN Kementerian Agama memiliki loyalitas dan dedikasi untuk NKRI.

Jajarannya juga mempunyai komitmen untuk menunaikan tugas negara dengan baik dan bertanggungjawab.

"Pastikan Kemenag hadir dan memberi solusi atas kebutuhan masyarakat," pungkas Yaqut.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved