Relawan: LaNyalla Telah Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer

Dukungan kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti terus berdatangan dari berbagai daerah.

Penulis: chaerul umam
Humas DPD RI
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Dukungan kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti terus berdatangan dari berbagai daerah. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dukungan kepada Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti terus berdatangan dari berbagai daerah.

Kali ini, mendapatkan dukungan dari elemen masyarakat se-Malang Raya, Jawa Timur.

Ratusan masyarakat dari Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu yang menamakan diri Relawan Ngalam Itajes mendeklarasikan dukungannya kepada LaNyalla Mattalitti untuk maju menjadi calon presiden pada Pilpres 2024.

Deklarasi yang digelar secara terbuka ini dilaksanakan pada Rabu (31/8/2022), bertempat di Kelapa Gading Cafe, Kabupaten Malang dengan menghadirkan sejumlah lapisan masyarakat.

Diantaranya perwakilan masyarakat dari berbagai kecamatan, para honorer serta tenaga kependidikan, dan milenial Malang.

Baca juga: LaNyalla Mattalitti Daftar Calon Ketua Umum PB Muay Thai Indonesia: Didukung 19 Pengprov  

Mereka menyatakan harapannya agar LaNyalla Mattalitti mampu menjadi pemimpin di tahun 2024.

Koordinator Relawan Muzammil, menyebut ”Ngalam Itajes" sendiri memiliki makna Malang Sejati.

Simbol bahwa masyarakat Malang Raya selalu setia bersama Pak LaNyalla. Ia menganggap LaNyalla adalah tokoh yang peduli dengan perjuangan dan kesejahteraan guru honorer.

"Sebagai pimpinan DPD-RI, Pak LaNyalla telah mendorong dan membentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer, sebagai bentuk keprihatinan beliau terhadap nasib mereka yang masih berstatus honorer dan sudah lama mengabdi," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu.

Muzammil yang juga merupakan tokoh masyarakat di Kabupaten Malang mengungkapkan bahwa Malang yang juga dikenal sebagai kota pendidikan, tentu sangat berharap nasib para guru dan tenaga kependidikan honorer tersebut meningkat taraf hidupnya.

"Pansus yang dibentuk Pak LaNyalla ini telah meminta kepada Presiden Jokowi untuk segera menerbitkan Kepres untuk guru dan tenaga honorer yang berusia lebih dari 40 tahun dan minimal pengabdian 15 tahun untuk segera diangkat menjadi PNS," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tidak banyak figur nasional yang mau berpikir panjang untuk kesejahteraan para guru honorer.

"Sebagai tokoh nasional asal Jawa Timur, tentu kami menaruh harapan besar agar Pak LaNyalla menjadi presiden 2024 dan lebih mewujudkan perjuangannya untuk guru honorer," ucapnya.

Kegiatan di Malang ditutup dengan pelepasan kembang api sebagai simbol dimulainya perjuangan untuk LaNyalla dari Malang Raya.

"Kulo, nyeuntoloh konco-konco Malang dukung LaNyalla," tandasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved