Rabu, 20 Mei 2026

Polisi Tembak Polisi

Bripka Ricky Rizal Lihat Ferdy Sambo Saksikan Bharada E Tembak Brigadir J Tiga Kali

Melalui kuasa hukumnya, Bripka Ricky Rizal mengaku melihat Ferdy Sambo menyaksikan Bharada E menembak Brigadir J sebanyak 3 kali.

Tayang:
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
WARTA KOTA/YULIANTO
Tersangka kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR (kiri) dan Putri Candrawathi menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri, Irjen Pol Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). Rekonstruksi ini menghadirkan lima tersangka yang telah ditetapkan yaitu Irjen Ferdy Sambo atau Irjen FS, Putri Candrawathi atau PC, Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, dan Kuat Ma'ruf atau KM. Melalui kuasa hukumnya, Bripka Ricky Rizal mengaku melihat Ferdy Sambo menyaksikan Bharada E menembak Brigadir J sebanyak 3 kali. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bripka Ricky Rizal memberikan kesaksian terkait insiden yang terjadi di lokasi penembakan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Kesaksian tersebut diungkap Bripka Ricky Rizal kepada pengacaranya, Erman Umar.

Awalnya, Bripka Ricky, Brigadir J dan sopir pribadi Ferdy Sambo, Kuat Maruf berjalan beriringan masuk ke lokasi kejadian dari halaman rumah.

Namun, saat itu Brigadir J dan Kuat Maruf masuk lebih dulu ke dalam rumah lantaran Bripka Ricky Rizal harus melepas sepatu terlebih dahulu.

Baca juga: Ferdy Sambo Sempat Tanya Bripka Ricky Rizal Saat di Rumah Saguling: Kamu Berani Tembak Yosua?

Seusai menyusul masuk, tiba-tiba Brigadir J sudah ditembak.

"Jadi jalan lah si Kuat Maruf beriring-iringan dengan Yosua. Terakhir, paling duluan Yosua. Si RR dia pake sepatu buka sepatu. Jadi ada jeda. Tapi pas dia di dalam, dia udah langsung kejadian tembak itu. Menembak," kata Erman kepada wartawan, Kamis (9/8/2022).

Menurut Erman, Bripka Ricky melihat Bharada E sempat menembak Brigadir J sebanyak 3 kali.

Dia juga melihat Ferdy Sambo dan Kuat Maruf turut menyaksikan Brigadir J ditembak.

"Pada saat kejadian dia melihat, entah berapa kali dia udah nggak ingat, apakah tiga kali Richard menembak, Sambo agak ke samping, si Kuat nya di belakang Sambo, si Ricky nya posisinya agak di belakang Richard," jelasnya.

Ia menuturkan bahwa suara tembakan itu juga sempat terdengar oleh ajudan Ferdy Sambo lainnya yang berada di halaman luar.

Mereka mempertanyakan bunyi senjata api dari dalam rumah tersebut.

"Ada masuk telepon, HT, ajudan juga, siapa namanya? Romet dia tanya 'ada apa tuh, kejadian apa tuh' mungkin bunyi senjata ya," ungkap dia.

Baca juga: Bharada E, Bripka Ricky Rizal, dan Kuwat Maruf Telah Menjalani Tes Lie Detector Polri, Ini Hasilnya

Namun begitu, Bripka Ricky tak melihat apakah Ferdy Sambo turut menembak Brigadir J.

Menurut Erman, kliennya hanya melihat Ferdy Sambo terlihat menembak dinding seusai Brigadir J tewas.

"Pak FS menurut Richard kan nembak tapi pas balik itu dia melihat FS menembak-nembak dinding. Jadi berapa kali ditanya, saya juga nanya 'engga bang, saya engga melihat, apa yang mau saya paksakan, jadi saya tidak melihat FS apa yang terjadi sebelumnya'," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved