Breaking News:

Popularitas Golkar Tertinggi, Pengamat Sebut Hasil dari Program Pro Pemilih Muda

Survei terkini CSIS menyebutkan bahwa Golkar populer di kalangan pemilih muda, sebanyak 94 persen dan kesukaannya di 75,9 persen.

Istimewa via Tribunnews.com
Pengamat politik dan juga sebagai Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat politik Ujang Komarudin mengatakan, Partai Golkar telah membangun kedekatan dengan pemilih muda sejak lama.

Golkar juga memiliki Ketua Umum Airlangga Hartarto yang dekat dengan kaum muda, serta anggota dewan dari kalangan milenial.

“Mereka (Golkar) ada program terencana untuk bisa mendekati kalangan milenial dan generasi Z. Sudah lama dan program sudah jalan. Sudah ada anggota DPR yang milenial. Itu menjadi amunisi untuk menjadi contoh teladan dan mendekati anak milenial,“ kata Ujang kepada wartawan, Selasa (27/9/2022).

Baca juga: Partai Golkar Populer di Kalangan Anak Muda, Puteri Komarudin: Modal Besar Menuju Pemilu 2024

Sebelumnya, survei terkini CSIS menyebutkan bahwa Golkar populer di kalangan pemilih muda, sebanyak 94 persen dan kesukaannya di 75,9 persen

“Dan hasil survei itu tidak berdiri sendiri, itu atas usaha dan kerja keras semua pengurus dan anggota golkar untuk mendekati kalangan muda. Termasuk Menko Airlangga, ketua umumnya, mengurus kartu pra kerja, kan itu banyak dibutuhkan milenial. Mungkin itu juga dampaknya ada, dan kesukaan di kalangan anak anak millennial,” ujar Ujang.

Dengan adanya wakil rakyat dari kalangan muda, juga ketua umum yang dekat dengan kaum muda, maka kini tinggal bagaimana Golkar mewujudkan aspirasi pemilih muda akan calon pemimpin harapan mereka.

“Saya melihat bahwa karakter pemilih muda, butuh pemimpin yang muda, cerdas, dan bisa memberikan harapan kepada mereka, termasuk memberi harapan seperti biaya pendidikan yang murah, beasiswa, pekerjaan, itu isu isu yang penting bagi mereka,” kata Ujang.

Calon pemimpin yang bukan sekedar menjual janji, tetapi juga membuat aksi.

“Bagus ketika mereka tau apa yang dimau dan identifikasi, bukan cuma janji tetapi eksekusi kebijakan yang pro pemilih muda,” pungkasnya.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved