Penyakit Cacar Monyet

Kasus Cacar Monyet di Indonesia Melandai, Ini Penjelasan Pemerintah

Secara keseluruhan tren kasus Monkeypox atau cacar monyet di Indonesia masih tetap terkendali. 

Editor: Erik S
freepik
(Ilustrasi cacar monyet) Perkembangan kasus suspek cacar monyet dalam satu bulan terakhir cenderung melandai bahkan menurun 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Juru Bicara Covid-19, dr Mohammad Syahril mengatakan, secara keseluruhan tren kasus Monkeypox atau cacar monyet di Indonesia masih tetap terkendali. 

Perkembangan kasus suspek dalam satu bulan terakhir cenderung melandai bahkan menurun. 

Baca juga: Tidak untuk Umum, Kelompok Ini Direkomedasikan Jadi Penerima Vaksinasi Cacar Monyet

“Secara keseluruhan memang terjadi sedikit peningkatan, namun jumlahnya tidak signifikan. Intinya penyakit Monkeypox ini masih tetap terkendali hingga saat ini,” ujar dr Syahril dalam konferensi pers Perkembangan Covid-19, Monkeypox dan Hepatitis Akut di YouTube Kemenkes RI (30/9).

Selaras dengan Indonesia, tren kasus cacar monyet di seluruh dunia juga cenderung melandai. Data per 28 September 2022, estimasi kasus konfirmasi Monkeypox mencapai 67.539 kasus dengan total kematian 27 orang tersebar di 105 negara.

WHO mencatat di Amerika dan Eropa terlihat sudah melandai. Kendati di Amerika jumlah kasusnya masih sangat tinggi dengan 25.169 kasus. Namun, dalam beberapa waktu kebelakang total kasus secara konsisten terus menurun.

Disisi lain, sejumlah negara di Amerika Selatan justru menunjukkan tren kenaikan kasus di Brazil (7.534), Kolombia (2.042) dan Peru (1.627).

“Kalau dibandingkan dengan data minggu lalu, ada sedikit peningkatan. Namun secara keseluruhan terjadi tren pelandaian kasus,” ungkap dr. Syahril.

Baca juga: Satgas IDI: Tenaga Kesehatan Jadi Prioritas dalam Vaksinasi Cacar Monyet

Per tanggal 28 September 2022, akumulasi dugaan kasus Monkeypox tercatat sekitar 75 kasus, terdiri dari 1 kasus konfirmasi, 1 kasus suspek, dan 73 kasus discarded.

Jika dibandingkan dengan data Minggu lalu, jumlah kasus suspek berkurang 1 orang, sementara kasus discarded bertambah 8 pasien. Seluruhnya berasal dari DKI Jakarta.

“Dari 75 dugaan kasus tersebut, sekitar 73 kasus atau 97.3 persen hasilnya negatif Monkeypox. Sementara sisanya, yakni 1 pasien terkonfirmasi positif dan telah dinyatakan sembuh per 4 September, dan 1 lagi masih proses pemeriksaan,” imbuh dia.

Baca juga: Cacar Monyet di Dunia Didominasi Varian Clade II, Cenderung Bergejala Ringan

Meski Monkeypox di level nasional dan global cenderung terkendali, masyarakat tetap perlu selalu waspada. 

“Mari kita tetap berkomitmen untuk menjaga jarak, menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri dengan rutin mencuci tangan pakai sabun,” pesan dr. Syahril.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved