Bursa Capres
PKB Pasang Cak Imin Capres Harga Mati, Fadli Zon: Semua Ingin Ada Coattail Effect
Fadli tak mempersoalkan ketika semua parpol mendorong ketua umumnya maju pada Pilpres nanti
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon merespons Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang memasang Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres harga mati di Pilpres 2024.
Fadli mengatakan semua partai politik (parpol) menginginkan ketua umumnya maju dalam Pilpres mendatang agar mendapatkan efek ekor jas atau coattail effect.
Baca juga: Bandingkan dengan Amerika Serikat, Fadli Zon Sebut Wajar Batas Usia Minimal Capres 35 Tahun
"Masing-masing (parpol) ingin ada coattail effect di dalam Pilpres," kata Fadli seusai diskusi yang digelar Prodewa dan Total Politik di Jakarta Pusat, Sabtu (1/10/2022).
Karenanya, Fadli tak mempersoalkan ketika semua parpol mendorong ketua umumnya maju pada Pilpres nanti.
"Jadi semuanya juga partai kalau bisa mencalonkan ketua umumnya masing-masing kira-kira begitu untuk mendapatkan coattail effect," ujarnya.
Namun, Fadli menuturkan keputusan maju dalam Pilpres pada akhirnya ditentukan melalui jajak pendapat bersama mitra koalisi.
"Menurut saya yang akan menentukan adalah misalnya jajak pendapat di akhir nanti siapa yang memungkinkan elektabilitasnya," ungkap dia.
Baca juga: Wacana Duet Prabowo-Jokowi, Fadli Zon: Jangan Sampai Melanggar Konstitusi
Sebelumnya, Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid mengatakan mengusung Cak Imin sebagai capres di 2024 merupakan harga mati berdasarkan keputusan muktamar PKB.
"Kalau PKB kan sudah mandatnya Pak Muhaimin maju menjadi calon presiden, maju 2024. Mandat muktamar, kalau mandat muktamar ini harganya mati," kata Jazilul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/9/2022). (PKB) yang memasang Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebagai capres harga mati di pilpres 2024. (Fersianus Waku)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/fadli-zon-kritisi-ambang.jpg)