Polisi Tembak Polisi
Deretan Pengakuan Bharada E dalam Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir J, Jelang Sidang Perdana
Berikut pengakuan Bharada Richard Eliezer yang menjadi titik balik terbongkarnya kasus pembunuhan berencana Brigadir J yang didalangi Ferdy Sambo.
Bharada E mengungkapkan peristiwa sebenarnya melalui tulisan tangan.
Dia menjelaskan detail soal hari-hari menjelang penembakan, hingga detik-detik eksekusi Brigadir J di rumah dinas Sambo.
Baca juga: Bharada E Bakal Blak-blakan Hingga Siap Tatap Muka Langsung dengan Ferdy Sambo di Persidangan
Dari pengakuan Bharada E inilah akhirnya Polri bisa menetapkan dua tersangka lain yakni Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf.
Hingga akhirnya ketiga tersangka mengakui perbuatan mereka dan mengungkapkan peristiwa yang sebenarnya.
Bahwa tidak ada baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J, tapi yang sebenarnya terjadi adalah Ferdy Sambo memerintahkan Bharada E menembak Yosua.
Mantan Kadiv Propam Polri itu lalu menembakkan pistol milik Yosua ke dinding-dinding rumah supaya seolah terjadi insiden baku tembak.
Pada 9 Agustus 2022, Sambo pun ditetapkan sebagai tersangka dugaan pembunuhan berencana Brigadir J.
Baca juga: Kejagung: Kemungkinan Kasus Pembunuhan Brigadir J Ada 11 Persidangan Terpisah
Ferdy Sambo Tembak Brigadir J Sebanyak 2 Kali
Diwartakan Tribunnews.com sebelumnya, Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengaku bukan hanya dirinya yang melakukan penembakan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Irjen Ferdy Sambo ternyata juga menembak ajudannya tersebut.
Ferdy Sambo disebut melepaskan tembakan sebanyak dua kali.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Komnas Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Ahmad Taufan Damanik.
Bharada Richard Eliezer alias Bharada E mengungkap bahwa Ferdy Sambo juga menjadi pelaku penembakan Brigadir J.
Baca juga: DAFTAR Lokasi Penahanan 11 Tersangka Kasus Brigadir J, Putri Candrawathi Dipindah ke Rutan Salemba
"Ya, Richard bilang begitu," kata Taufan, Jumat (19/8/2022).
Taufan menyebut, pengakuan Bharada E tersebut akan dibuktikan melalui hasil autopsi ulang jenazah Brigadir J.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/rihard-eliezer-atau-bharada-e123.jpg)