Bursa Capres

Zulhas Sebut Ganjar Pantas Jadi Capres PAN, PDIP Ingatkan Etika Politik

Sadarestuwati mengatakan sejatinya PDIP tak melarang bagi siapapun yang mendorong kadernya untuk maju pada pilpres mendatang.

Penulis: Fersianus Waku
Editor: Hendra Gunawan
Tribunnews.com/Fersianus Waku
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengenang sosok mantan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry Mursyidan Baldan. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP PDIP Sadarestuwati mengingatkan Partai Amanat Nasional (PAN) pentingnya etika politik menuju pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Hal itu merespons pernyataan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas yang menyebut Ganjar Pranowo pantas sebagai capres partainya di 2024.

Sadarestuwati mengatakan sejatinya PDIP tak melarang bagi siapapun yang mendorong kadernya untuk maju pada pilpres mendatang.

Baca juga: Zulkifli Hasan Sebut Ganjar Pantas Jadi Capres PAN pada Pilpres 2024, Ini Reaksi Politisi PPP

"PDIP tidak pernah melarang partai lain menyampaikan dukungannya kepada kader PDIP. Ini bukan untuk yang pertama kalinya. Dan itu boleh-boleh saja atas nama politik," kata Sadarestuwati saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (3/12/2022).

Kendati demikian, Sadarestuwati menekankan pentingnya etika politik menjelang pilpres.

"Namun perlu diingat berpolitik itu ada yang namanya etika politik," ujar Anggota Komisi V DPR RI itu.

Karenanya, ia meminta semua pihak agar tak saling mengeklaim dukungan terhadap kader partai lain.

"Sehingga alangkah baiknya bila semuanya sabar dan menahan diri untuk tidak saling mengeklaim dukungan terhadap kader partai lain," ucapnya.

Lebih lanjut, Sadarestuwati menuturkan hal tersebut guna suasana menuju pilpres 2024 dengan penuh aman dan damai.

"Kita saling menjaga etika agar masyarakat kondusif dan adem dalam menghadapi pesta demokrasi 2024 nanti," imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan Ganjar Pranowo pantas dicalonkan partainya jadi calon presiden (capres) pada 2024.

Hal itu merespons usulan DPW PAN Jawa Tengah untuk mencalonkan Ganjar sebagai capres PAN di Pilpres 2024 lewat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

Baca juga: Survei Indikator: Elektabilitas Ganjar vs Anies Beda Tipis, Hanya Terpaut 1 Persen

Zulhas menyebut pihaknya akan mempertimbangkan semua usulan tersebut termasuk hasil survei yang menunjukkan Ganjar selalu unggul.

“Tentunya DPP PAN akan mempertimbangkan dengan cermat aspirasi tersebut, apalagi memang hasil sejumlah survei Gubernur Jateng Ganjar Pranowo itu selalu menempati posisi teratas 3 Capres 2024," kata Zulhas dalam acara peluncuran bakal calon legislatif (Bacaleg) PAN se-Jawa Tengah di Kota Semarang, Jumat (2/12/2022).

Selain Ganjar, acara tersebut juga dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir.

Untuk Erick Thohir, Zulhas mengatakan DPW PAN mengundang secara khusus. Ia mengakui, nama Erick mencuat sebagai cawapres di DPW PAN untuk Pilpres 2024.

“Nama Erick Thohir sebagai cawapres 2024 juga mengemuka di sejumlah DPW PAN, dan selalu nyanthol namanya Pak Erick, kami pertimbangan matang semuanya,” ujar Zulhas.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved