Pergantian Panglima TNI

Komisi I DPR RI Optimistis Yudo Margono Mampu Memimpin TNI Secara Profesional

Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani optimistis Yudo Margono mampu mengemban amanat sebagai Panglima TNI dengan baik.

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menjalani uji kelayakan dan kepatutan dengan Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, (2/12/2022). Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani optimistis Yudo Margono mampu mengemban amanat sebagai Panglima TNI dengan baik. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengucapkan selamat kepada Laksamana Yudo Margono yang sudah mendapat persetujuan pengangkatan sebagai Panglima TNI usai gelar uji kepatutan dan kelayakan di Komisi I DPR RI.

Christina optimistis Yudo Margono mampu mengemban amanat sebagai Panglima TNI dengan baik.

Rekam jejak pengalaman saat menjabat KSAL menurut Christina, Yudo adalah sosok yang responsif dan komunikatif.

Christina yakin Yudo mampu memimpin organisasi TNI secara profesional serta mampu menjaga komitmen dan kemitraan yang baik termasuk dengan DPR RI.

Baca juga: Wapres Maruf Amin Yakin Laksamana Yudo Margono Dapat Lanjutkan Kebijakan Humanis Teritorial di Papua

"Pemimpin yang responsif dan komunikatif saat ini sangat diperlukan. Dan kami mencatat saat beliau KSAL, dua hal ini cukup menonjol sehingga optimis kemitraan yang selama ini berjalan baik akan dapat ditingkatkan lagi ke depannya," kata Christina kepada wartawan di Jakarta, Minggu (4/12/2022).

Legislator Partai Golkar itu menambahkan, pada fit and proper test lalu, beberapa isu khusus diangkatnya sekaligus meminta komitmen Yudo untuk menuntaskannya.

Hal tersebut misalnya kasus-kasus tindak pidana yang melibatkan TNI, sebut saja kasus mutilasi warga Suku Nduga Papua dan kasus tindak pidana lainnya.

"Kami berhasil meminta komitmen beliau untuk melanjutkan praktik baik Panglima TNI Jenderal Andika terkait proses dan penegakan hukum terhadap prajurit yang terlibat dalam pelanggaran hukum dan tindak pidana. Prinsipnya adalah penegakan hukum dilakukan secara tuntas, transparan dan berkeadilan," ucap Christina.

Baca juga: Laksamana Yudo Margono Akan Lanjutkan Kebijakan Jenderal Andika Perkasa Soal Pelanggaran Anggota

Selain itu, Christina juga meminta Panglima TNI untuk memikirkan strategi khusus terkait penanganan wilayah hot spot khususnya Laut Natuna Utara.

Dengan disetujuinya Yudo sebagai Panglima TNI, DPR tentu akan memberikan dukungan optimal.

"Terkait Natuna Utara ini penting mengingat masih banyak ditemukan pelanggaran kedaulatan disana. Sebagai Panglima TNI yang baru kami yakin beliau mampu memberikan yang terbaik dan DPR tentu mendukung pelaksanaan tugas beliau ke depannya, terus bersinergi demi kepentingan bangsa dan negara," kata Christina.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved