Kamis, 14 Mei 2026

Polisi Tembak Polisi

8 Pengakuan Terbaru Putri Candrawathi: Bantah Selingkuh hingga Klaim Dibanting 3 Kali oleh Yoshua

Putri dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf

Tayang:
Editor: Hasanudin Aco
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Saksi kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua Putri Chandrawathi bersiap menjalani sidang lanjutan dengan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma'ruf di PN Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (12/12/2022). Sidang itu beragenda mendengarkan keterangan saksi Putri Chandrawathi.?TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Putri Candrawathi, kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (12/12/2022).

Putri dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk terdakwa Richard Eliezer atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma’ruf.

Dalam kesaksiannya, Putri memberikan sejumlah pengakuan terkait kasus pembunuhan Brigadir J termasuk bantahan-bantahan saksi yang sebelumnya dihadirkan di pengadilan.

Berikut sejumlah pengakuan Putri hari ini dirangkum Tribunnews.com:

1. Paksa Angkat Tubuh

Putri Candrawathi mengklaim Brigadir J sempat memaksa mengangkat tubuhnya di rumah Magelang, Jawa Tengah pada 4 Juli 2022 tau tiga hari sebelum pembunuhan Brigadir R.

Namun saat itu dirinya melarang tindakan itu sebanyak dua kali.

Awalnya, Putri Candrawathi bercerita tengah sakit pada 4 Juli 2022 malam.

Baca juga: Putri Candrawathi Ngaku Dipaksa Ferdy Sambo untuk Bikin Laporan Dugaan Pelecehan Seksual

Selanjutnya, Putri Candrawathi pun duduk sembari selonjoran di depan ruang TV di rumah Magelang.

Lalu tiba-tiba Brigadir J pun menghampiri dirinya untuk mengangkat tubuhnya sebanyak dua kali.

"Malam saya tidak berpergian karena saya sakit. Saya istirahat di ruang TV. Sambil duduk selonjoran saya ingat anak saya, terus dek Yosua ingin mengangkat saya dua kali," kata Putri Candrawathi.

Saat itu, Putri Chandrawathi pun melarang agar Brigadir J tidak mengangkat tubuhnya.

Dia menyatakan bahwa dirinya bisa berjalan sendiri ke kamar saat tubuhnya sudah kuat.

"Pada saat ingin mengangkat pertama kali, saya bilang kepada dek Yosua 'Jangan, nanti kalau saya sudah kuat nanti saya naik sendiri ke atas'," jelas Putri Chandrawathi.

2. Tidak Ada Perempuan Cantik

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved