Polisi Tembak Polisi
Bela Putri Candrawathi, Ferdy Sambo Klaim Susun Skenario Tembak-menembak Sendiri
Ferdy Sambo membantah menyusun skenario tembak-menembak bersama isterinya, Putri Candrawathi.
Begitu tiba di lantai atas, dia melihat Ferdy Sambo menangis di ruang keluarga.
Majelis Hakim pun bertanya siapa saja yang saat itu berada di sana.
Lantas Richard menjawab hanya dirinya dan Ferdy Sambo.
"Saat saya datang, ada Pak FS saja," katanya di dalam persidangan.
Baca juga: Ferdy Sambo: Beragam Tuduhan Tersebar Seolah Saya Penjahat Terbesar Sepanjang Sejarah Umat Manusia
Kemudian Richard diperintahkan untuk duduk di sofa.
Setelah duduk di sofa, Sambo mulai bertanya terkait peristiwa yang terjadi di Magelang.
Tak lama kemudian, Putri Candrawathi menghampiri dan duduk di samping Ferdy Sambo.
"Kemudian, baru dia (Ferdy Sambo) bilang Yosua sudah melecehkan ibu di Magelang. Dengar itu, saya kaget, takut karena posisi kami ajudan di Magelang," katanya.
Disebut Richard bahwa pada saat itu Putri dan Sambo sempat berbincang berdua dengan volume rendah.
Namun, dia ada mendengar bahwa Putri berbicara mengenai CCTV dan sarung tangan.
"Tidak jelas, Yang Mulia. Tapi saya ada dengar CCTV dan sarung tangan."
Kemudian dengan seksama, Richard pun memperhatikan cerita Ferdy Sambo soal pelecehan seksual terhadap Putri pada saat itu.
Meski demikian, di dalam hatinya tersimpan tanda tanya terkait cerita tersebut.
"Dalam hati saya, ini betul kah?"
Kemdian Sambo terlihat marah sembari mengeluarkan kata-kata bahwa martabat keluarganya telah dinodai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/lima-saksi-ahli-dihadirkan-di-sidang-sambo-dkk_20221220_085734.jpg)