Kamis, 21 Mei 2026

Kurikulum Digital Terintegrasi Kembangkan Talenta Digital yang Kompetitif

G2Academy, Akademi teknologi sekaligus penyedia solusi teknologi digital inovatif baru saja mengumumkan peluncuran kurikulum pendidikan teknologi digi

Tayang:
Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Wahyu Aji
Freepik
Ilustrasi kelas kuliah online 

Sehingga, kurikulum ini hadir untuk menjembatani dunia pendidikan, pelatihan dan dunia kerja.

Dalam metode pembelajaran, pihaknya mengadopsi metode daring, luring dan gabungan antara keduanya serta menerapkan standar 100 persen pembelajaran dengan pendampingan, yang merupakan metode paling optimal untuk memaksimalkan pendidikan teknologi.

Ferry menegaskan bahwa demi memanfaatkan peluang dan menjawab tantangan Society 5.0, masyarakat wajib memiliki literasi data dan kemampuan dalam menyeimbangkan teknologi digital dan manusia.

"Sebagai langkah dasar, dunia pendidikan perlu terus melakukan pembaruan agar tetap relevan terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, serta perlunya meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program link and match antara pendidikan dengan industri." papar Ferry.

Sementara itu Head of Education G2Academy, Arie Prastowo menjelaskan bahwa kurikulum ini mengambil dan mengkombinasikan beberapa Elemen Kompetensi (EK) SKKNI dan mengimplementasikannya ke dalam satu atau lebih pelatihan.

SKKNI merupakan standard yang digunakan di Indonesia untuk menentukan kompetensi seseorang terhadap bidang profesi atau pekerjaan tertentu.

Nantinya para peserta pelatihan akan memiliki kompetensi yang sesuai dengan SKKNI dan standar kebutuhan industri.

"Kurikulum ini juga telah disesuaikan dengan tingkatan kompetensi dan level profesi, jabatan profesi serta lama bekerja di berbagai macam industri. Selain itu juga implementasi oleh para peserta pelatihan di G2Academy dilakukan dalam bentuk proyek-proyek industri dan pekerjaan harian di mana mereka bekerja atau kami tempatkan untuk bekerja," tegas Arie.

Ia pun berharap kurikulum digital terintegrasi ini dapat memberikan manfaat bagi industri terkait SDM yang siap bersaing dalam pasar kerja.

Baca juga: China Rayu Jepang Agar Tak Bergabung dengan Sanksi Teknologi AS

Sehingga dapat membantu industri untuk optimalisasi potensi SDM Indonesia.

"G2Academy percaya bahwa melalui kurikulum baru ini, para lulusannya akan memiliki kemampuan digital yang linked and matched sesuai kebutuhan industri saat ini," pungkas Arie.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved