Ibadah Haji 2023
Banyak Jemaah Haji Indonesia yang Tersesat Usai Ibadah di Masjidil Haram
Mereka yang tersesat biasanya diketahui saat berada di terminal dan yang tersesat pun diharuskan berpindah ke terminal lain sesuai bus rombongannya
Laporan wartawan tribunnews.com, Danang Triatmojo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jemaah haji asal Indonesia rawan tersesat ketika mengunjungi kawasan Masjidil haram.
Banyak jemaah yang tersesat pada waktu tertentu seperti ketika pulang usai salat Dhuha, Zuhur, Ashar dan Isya.
Petugas seksi transportasi di Terminal Bab Ali, Yaroful Anam mengatakan banyak dari jemaah tersesat pada empat waktu tersebut.
Salah satu alasannya lantaran yang bersangkutan terpisah dari rombongannya.
Banyak didapati jemaah Indonesia usai melaksanakan ibadah mengikuti jemaah lain dari rombongan yang bukan kelompoknya.
Mereka yang tersesat biasanya diketahui saat berada di terminal.
Jemaah yang tersesat pun diharuskan berpindah ke terminal lain sesuai bus rombongannya.
Baca juga: Umur 19 Tahun Naik Haji, Ini Kiat Jamaah Termuda asal Papua Agar Tak Jadi Haji Lansia
"Kalau jemaah lansia, kami antar ke tujuan. Karena kalau tidak nanti tersesat lagi," kata Anam, Selasa (6/6/2023).
Ia menyebut petugas transportasi di Terminal Bab Ali siaga selama 24 jam dengan tiga sif yang berisi enam petugas per sif nya.
Adapun Terminal di Bab Ali sendiri hanya dikhususkan untuk jemaah yang hotelnya berada di Mahbasy Jin dan Jamarat.
Bus di terminal ini tak bernomor lantaran hanya punya satu tujuan perjalanan.
Selain itu terminal ini juga tak hanya menampung jemaah khusus Indonesia, melainkan jemaah haji dari berbagai negara.
"Tidak khusus untuk jemaah Indonesia," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/meccah22.jpg)