Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing Dibuka Resmi di Arab Saudi
Program BIPA di Universitas Majmaah ini merupakan yang pertama kali diadakan di Arab Saudi dan menandai tonggak sejarah penting.
Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami
TRIBUNNEWS.COM, RIYADH - Program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) telah dibuka secara resmi di Arab Saudi, tepatnya di Universitas Majmaah.
Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya kesepakatan kerja sama (MoU) oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad dengan Rektor Universitas Majmaah, Riyadh, Prof. Sholeh bin Abdullah Al Muz'il.
"Program BIPA akan memberikan manfaat strategis bagi Pemerintah dan masyarakat Arab Saudi dalam mendukung peningkatan sektor pariwisata sejalan dengan kebijakan Visi 2030 Arab Saudi," kata Dubes RI dalam keterangannya, Kamis (8/6/2023).
Program BIPA di Universitas Majmaah ini merupakan yang pertama kali diadakan di Arab Saudi dan menandai tonggak sejarah penting dalam pengembangan pendidikan tinggi di Arab Saudi ini.
Program ini terbuka untuk mahasiswa dan ekspatriat Arab Saudi yang tertarik mempelajari Bahasa Indonesia.
Baca juga: Pembatasan Covid-19 Dicabut, Arab Saudi Luncurkan Rencana Operasional Haji Terbesar
Kesepakatan kerja sama ini telah memperoleh persetujuan resmi dari Menteri Pendidikan Kerajaan Arab Saudi, Yousef bin Abdullah Al-Benyan, baik melalui surat persetujuan maupun hasil pertemuan antara Duta Besar RI dan Menteri Pendidikan Arab Saudi pada tanggal 10 Mei 2023.
"Bahasa Indonesia digunakan oleh lebih dari 280 juta penduduk di dunia, jumlah yang setara dengan seluruh negara Arab yang menggunakan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi," ungkap Dubes RI.
Program BIPA di Universitas Majmaah akan dibuka untuk periode Juli hingga September 2023, dan diharapkan dapat menarik minat mahasiswa dan ekspatriat dalam mempelajari Bahasa Indonesia.
Dubes RI berharap agar Program BIPA dapat diperluas ke wilayah lain di Arab Saudi, termasuk di Universitas Ummul Quro, Makkah, di wilayah barat Arab Saudi.
Ia juga berharap program ini dapat berkembang menjadi Program Studi Bahasa Indonesia atau bahasa asing pilihan di universitas-universitas di Arab Saudi.
Sementara itu, Rektor Universitas Majmaah, mengungkapkan bahwa hubungan yang bersahabat antara Indonesia dan Arab Saudi perlu terus diperkuat melalui kerja sama dalam program Bahasa Indonesia bagi mahasiswa Arab Saudi.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Duta Besar RI yang telah memilih Universitas Majmaah sebagai mitra kerja sama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/arab-saudi-nih2_20180622_131720.jpg)