Jumat, 29 Agustus 2025

Pilpres 2024

Demokrat-NasDem Memanas, Mahfud MD Pernah Ingatkan Koalisi Anies Kompak Agar Tidak Dijegal Internal

Dua elite partai politik anggota koalisi yakni Partai Demokrat dan Partai NasDem mulai saling kritik di hadapan publik.

Editor: Hasanudin Aco
WARTA KOTA/YULIANTO
Menko Polhukam Mahfud MD 

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) M Kholid menyebutkan memanasnya penentuan bacawapres Anies hanya karena opini pribadi dari Wakil Ketua Umum NasDem Ahmad Ali dan Ketua Bappilu DPP Demokrat Andi Arief semata.

"Saya kira komunikasi antar pimpinan sangat baik. Ini kan pernyataan individual dari Pak Ahmad Ali Nasdem dan Andi Arief Demokrat," kata Kholid saat dikonfirmasi, Sabtu (10/6/2023).

PKS merupakan anggota Koalisi Perubahan

Koalisi ini terdiri dari tiga parpol yakni Demokrat, PKS, dan Partai NasDem awalnya sepakat mengusung Anies maju di Pilpres 2024.

Kholid menyatakan ketiga parpol pengusung Anies Baswedan sejatinya telah menunjuk perwakilannya dalam tim delapan di koalisi perubahan. Tim itulah yang dianggap tahu seluk beluk mengenai koalisi perubahan.

Adapun, kata dia, Ahmad Ali dan Andi Arief bukanlah perwakilan NasDem dan Demokrat di tim 8 koalisi perubahan. 

"Tim 8 yang merupakan official team dari masing-masing partai sangat baik komunikasinya," tukasnya.

Ucapan Mahfud MD Terbukti?

Menko Polhukam Mahfud MD beri pesan ke koalisi pendukung Bacapres Anies Baswedan agar tetap kompak supaya tidak dijegal oleh internalnya sendiri.

Hal ini disampaikan usai memimpin upacara di Lapangan Pancasila, Ende, NTT pada Kamis (1/6/2023) lalu seperti dikutip dari Kompas.TV.

Sebelumnya Anies ungkap kekhawatiran soal penjegalan usai Presiden Joko Widodo menyatakan akan cawe-cawe demi bangsa dan negara.

“Ndak ada, itu isu politik, itu bagian dari perlombaan kontestasi politik yang mengatakan ini dijegal, mungkin biar pendukungnya muncul atau mungkin biar yang miliih sedikit, kenapa dijegal, karena ini. Ndak ada,”ujar Mahfud MD.

Mahfud juga tegaskan bahwa pemerintah tidak sama sekali berupaya melakukan penjegalan seperti yang dikhawatirkan Anies.

“Kalau pemerintah tidak menjegal, mungkin saudara sih Cuma ndak enak mau bilang terus terang, mungkin dari tulisan-tulisan dan pernyataan Denny Indrayana. Ndak, ndak ada yang akan menjegal. Malah saya katakan kepada dia, kamu harus usahakan di dalam berbagai forum agar koalisi yang mendukung Anies itu kompak agar Anies dapat tiket, tidak dijegal oleh internalnya sendiri,” ujar Mahfud.

Sumber: Kompas.TV/Kompas.com/Tribunnews.com

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan