Senin, 8 Juni 2026

Hari Fotografi Alam Sedunia 2023: Sejarah, Tema, dan Cara Memperingatinya

Inilah sejarah, tema, dan cara merayakan Hari Fotografi Alam Sedunia 2023, diperingati setiap 15 Juni, yang tahun ini jatuh pada Kamis (15/6/2023).

Tayang:
Editor: Daryono
nanpa.org
Ilustrasi fotografi alam - Inilah sejarah, tema, dan cara merayakan Hari Fotografi Alam Sedunia 2023, diperingati setiap 15 Juni, yang tahun ini jatuh pada Kamis (15/6/2023). 

TRIBUNNEWS.COM - Inilah sejarah, tema, dan cara merayakan Hari Fotografi Alam Sedunia 2023.

Hari Fotografi Alam Sedunia 2023 diperingati setiap 15 Juni, yang tahun ini jatuh pada Kamis (15/6/2023).

Peringatan Hari Fotografi Alam Sedunia 2023 diadakan dalam rangka mendorong orang belajar untuk menikmati keindahan alam melalui sebuah foto.

Selain itu Hari Fotografi Alam Sedunia 2023 juga menjadi cara mempelajari alam dan mengabadikannya dalam kondisi terbaiknya.

Perayaan Hari Fotografi Alam Sedunia 2023 acara tahunan yang mengajak dan memberikan ide inspiratif untuk menjadi seseorang fotografer profesional.

Lalu bagaimana awal mula diperingatinya Hari Fotografi Alam Sedunia 2023 ini?

Baca juga: Hobi Fotografi, Cerita Sulung Soekarno Putra Wujudkan Mimpinya

Simak sejarah awal mula diperingatinya Hari Fotografi Alam Sedunia 2023, mengutip thursd.com, berikut ini.

Sejarah Hari Fotografi Alam Sedunia 2023

Awal mula diadakannya Hari Fotografi Alam Sedunia 2023 pertama kali dirayakan oleh Asosiasi Fotografi Alam Amerika Utara (NANPA).

Lalu pada 15 Juni 2006, Hari Fotografi Alam Sedunia untuk pertama kalinya diperingati.

Penetapan Hari Fotografi Alam Sedunia bertujuan untuk mempromosikan kenikmatan fotografi alam.

Serta meningkatkan kesadaran akan perannya dalam upaya konservasi.

Dipilihnya tanggal 15 Juni sebagai Hari Fotografi Alam Sedunia ini karena bertepatan dengan berdirinya NANPA pada tahun 1994.

Sejak awal diperingati, acara ini semakin populer, dan fotografer dari seluruh dunia kini berpartisipasi dengan berbagi kecintaan mereka pada seni.

Fotografi alam memiliki sejarah yang kaya sejak masa awal fotografi itu sendiri.

Pengunjung mengamati foto-foto karya Dede Priana dan Aendra Medita pada pembukaan Cinta Amaroossa Exhibition.
Pengunjung mengamati foto-foto karya Dede Priana dan Aendra Medita pada pembukaan Cinta Amaroossa Exhibition. (Tribun Jabar/GANI KURNIAWAN)

Baca juga: Salurkan Hobi dan Belajar Skill Seni Fotografi, Relawan Srikandi Ganjar Gandeng APFI

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved