Sabtu, 30 Agustus 2025

Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya

Respons Santai Anwar Abbas Digugat Panji Gumilang Rp 1 Triliun Buntut Ucapan Komunis

Wakil Ketua MUI Anwar Abbas tanggapi soal gugatan perdata yang dilayangkan pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang.

Penulis: Milani Resti Dilanggi
Editor: Arif Fajar Nasucha
Fitri Wulandari
Wakil Ketua MUI Anwar Abbas - Anwar Abbas beri respons santai soal gugatan perdata yang dilayangkan pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua MUI Anwar Abbas merespons santai gugatan yang dilayangkan pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang

Anwar Abbas mengaku enggan merespons banyak soal gugatan Panji Gumilang itu. 

Ia hanya mengatakan, gugatan yang diajukan Panji Gumilang adalah hal biasa dan jalan hidup yang harus ia lalui.

"Hehehe, no comment dahulu."

"Biasa, Itulah hidup," kata Anwar Abbas, dikutip dari Kompas.com, Selasa (11/7/2023). 

Sebelumnya, Panji Gumilang  melayangkan gugatan perdata pada Anwar Abbas ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Kamis (6/7/2023). 

Baca juga: Dituduh Komunis, Panji Gumilang Gugat MUI dan Anwar Abbas ke PN Jakpus Rp 1 T

Klasifikasi perkaranya yang dilaporkan Panji Gumilang adalah perbuatan melawan hukum.

Selain pada Anwar Abbas, Panji Gumilang juga melayangkan gugatan pada MUI sebagai institusi.

Anwar Abbas diduga melanggar hukum dengan melontarkan tuduhan tanpa dasar yang kuat soal ucapan komunis Panji Gumilang

Dalam gugatannya, Panji Gumilang menggugat MUI dan Anwar Abbas atas kerugian immaterial sebesar Rp 1 triliun.

"Diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum," kata Kuasa Hukum Panji Gumilang, Hendra Effendy dikutip dari youTube tvOneNews, Selasa (11/7/2023). 

"Gugatan kerugian material yang dirasakan oleh klien kami yaitu senilai Rp 1 rupiah dan kerugian secara immaterial yaitu Rp 1 triliun," lanjutnya. 

Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang tiba memenuhi panggilan untuk pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2023). Panji Gumilang yang tiba sekitar pukul 13.50 WIB diperiksa sebagai terlapor kasus dugaan penodaan agama. TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang tiba memenuhi panggilan untuk pemeriksaan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2023). Panji Gumilang yang tiba sekitar pukul 13.50 WIB diperiksa sebagai terlapor kasus dugaan penodaan agama. TRIBUNNEWS/JEPRIMA (TRIBUNNEWS/JEPRIMA)

Sebelumnya, Anwar Abbas disebut telah mengatakan Panji Gumilang merupakan seorang komunis.

Menurut Hendra, Anwar Abbas dianggap telah melontarkan tuduhan terhadap Panji Gumilang dengan hanya berdasarkan potongan dari media sosial.

Sehingga menurutnya, tuduhan tersebut tak berdasar. 

"Melontarkan tuduhan yang hanya berdasar dari potongan-potongan Tik-Tok atau ungkapan-ungkapan yang dipotong-potong di media sosial kemudian ungkapan tersebut belum ditabayunkan kepada klien kami selanjutnya dia (Anwar Abbas) statement kan ke media." 

"Diantaranya tentang menerangkan bahwa Syeikh Panji ini adalah komunis," ujar Hendra. 

MPR Minta Anwar Abbas Lawan Panji Gumilang 

Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto menyatakan sejatinya Anwar Abbas meladeni gugatan tersebut.

Menurut Yandri, Anwar Abbas mempunyai argumen yang kuat terkait pernyataannya tersebut.

"Ya gak apa-apa dilayani aja. Saya kira Abas punya alasan argumentasi yang kuat ya kenapa berbicara tentang Panji Gumilang," kata Yandri di Jakarta, Senin (10/7/2023).

Yandri menilai upaya Panji Gumilang hanya sebagai alat agar bisa terlepas dari jeratan hukum.

Yandri Susanto
Wakil Ketua MPR RI Yandri Susanto (Istimewa)

Atas hal itu, Anwar Abbas diminta tetap meladeni apa yang menjadi gugatan itu dan tidak perlu takut.

"Nggak apa-apa. Saya kira itu trik Panji gemilang untuk lolos dari gugatan dan jeratan hukum aja itu. Jadi nggak perlu takut menurut saya, hadapi saja," tutur dia.

Meski demikian, Yandri tetap mendesak agar pimpinan Al-Zaytun tersebut untuk segera ditangkap.

"Sekarang yang paling penting itu ya Panji Gumilang nya harus ditangkap dulu," tukas dia.

(Tribunnews.com/Milani Resti/Rizki Sandi Saputra) (Kompas.com/Singgih Wiryono)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan