Sabtu, 30 Agustus 2025

HUT Kemerdekaan RI

HUT RI Tahun Ini Tidak Lagi Pandemi, Ini Kata Penyintas Covid-19

Berikut kata penyintas Covid-19 terkait HUT ke-78 RI yang telah merdeka dari Covid-19.

SURYA/PURWANTO
Puluhan warga dan petani melaksanakan upacara bendera di area persawahan Dusun Segaran, Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (17/8/2023). Berikut kata penyintas Covid-19 soal HUT RI tahun ini yang sudah merdeka dari Pandemi virus corona. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ada yang berbeda dengan peringatan hari Kemerdekaan Republik Indonesia di tahun ini.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, pada 2024, Indonesia tidak lagi berstatuskan pandemi.

Meski dianjurkan untuk tidak lalai, dan menerapkan hidup bersih dan sehat, bisa dibilang Indonesia saat ini telah merdeka dari Covid-19.

Nah, dalam memperingati HUT ke-78 RI, Tribunnews mencoba bertanya arti kemerdekaan pada dua orang masyarakat usai pandemi dicabut.

Narasumber pertama adalah Desi (27) yang bekerja sebagai karyawan swasta di Tanggerang Selatan.

Baca juga: Kisah 4 Siswi SMK Jambi Pembuat Baju Jokowi Tak Sangka Diundang Upacara HUT RI di Istana

Menurutnya definisi merdeka dari Covid-19 adalah bisa pergi kemana-mana tanpa harus menggunakan masker.

"Definisi merdeka dari Covid-19, yang pastinya gue lebih mudah pergi kemana-mana, gue bisa bernapas dengan lebih leluasa tanpa harus ada masker," ungkapnya pada Tribunnews, Kamis (17/8/2023).

Selain itu ia bisa bebas beraktivitas normal seperti sebelum pandemi.

Bertemu teman, berkumpul dengan keluarga, dan pastinya bisa bekerja dengan lebih baik.

Ia pun berbagai kisah bagaimana dirinya bisa terinfeksi Covid-19 sebanyak dua kali.

"Pertama kali kena Covid-19 itu sekitar tahun 2020, masih self diagnosis ya. Ketika itu penyakit ini baru saja muncul. Jadi ketika mengalami gejalanya gue gak berani untuk tes," kata Desi.

Selain waktu, alasan lagi mengapa ia tidak lakukan tes karena harganya yang masih sangat mahal.

Bahkan bisa mencapai Rp 1 juta. Di sisi lain, ia masih takut akan stigma orang yang terinfeksi Covid-19.

"Gue takut misalnya kena Covid-19 akan ribet untuk masalah pekerjaan dan segalanya. Karena waktu itu baru banget kan ya. Jadi kaya pandangan Covid-19 masih negatif," tutur Desi.

Halaman
123
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan